Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PPKM Dicabut, Pedagang Pasar Senggol Parepare: Bersyukur, Waktu Ada Corona Menangis Kita

Sebelum PPKM dicabut, Hamka harus berjuang mempertahankan usahanya di tengah situasi covid-19.

Penulis: M Yaumil | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M YAUMIL
Pedagang pakaian Hamka di Pasar Senggol, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (6/1/2023). Setelah usahanya terdampak covid-19 dan cuaca buruk, Hamka berharap penjualan di 2023 kembali membaik. 

Namun dia tetap optimistis, cuaca buruk ini akan berlalu.

Baca juga: Adnan Purichta Ichsan Harap Warga Gowa Tetap Patuh Protokol Kesehatan Meski PPKM Dicabut

Baca juga: Keluhan Warga Lapadde ke Kapolres Parepare di Jumat Curhat: Banyak Anak di Bawah Umur Minum Alkohol

"Kalau sekarang itu cuaca buruk. Orang dari Pinrang, Sidrap jarang datang. Tapi InsyaAllah badai pasti berlalu," kata Hamka.

Hamka menjajakan pakaian moderen dengan berbagai model dengan harga yang ekonomis.

Untuk baju kaos dijual Rp 100 ribu tiga lembar dan satu lembar seharga Rp 35 ribu.

Begitu juga dengan celana pendek Rp 100 ribu dapat tiga.

Kemudian untuk jaket, sweater, dan celana panjang relatif diharga Rp 150 ribu sampai   ribu.

Dia berharap tahun 2023 mendapat rejeki yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Insyaallah di tahun dapat rejeki lebih baik dari tahun sebelumnya," pungkasnya.(*)

Laporan Kontributor TribunParepare.com, M Yaumil

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved