PPKM Dicabut, Pedagang Pasar Senggol Parepare: Bersyukur, Waktu Ada Corona Menangis Kita
Sebelum PPKM dicabut, Hamka harus berjuang mempertahankan usahanya di tengah situasi covid-19.
Penulis: M Yaumil | Editor: Hasriyani Latif
Namun dia tetap optimistis, cuaca buruk ini akan berlalu.
Baca juga: Adnan Purichta Ichsan Harap Warga Gowa Tetap Patuh Protokol Kesehatan Meski PPKM Dicabut
Baca juga: Keluhan Warga Lapadde ke Kapolres Parepare di Jumat Curhat: Banyak Anak di Bawah Umur Minum Alkohol
"Kalau sekarang itu cuaca buruk. Orang dari Pinrang, Sidrap jarang datang. Tapi InsyaAllah badai pasti berlalu," kata Hamka.
Hamka menjajakan pakaian moderen dengan berbagai model dengan harga yang ekonomis.
Untuk baju kaos dijual Rp 100 ribu tiga lembar dan satu lembar seharga Rp 35 ribu.
Begitu juga dengan celana pendek Rp 100 ribu dapat tiga.
Kemudian untuk jaket, sweater, dan celana panjang relatif diharga Rp 150 ribu sampai ribu.
Dia berharap tahun 2023 mendapat rejeki yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
"Insyaallah di tahun dapat rejeki lebih baik dari tahun sebelumnya," pungkasnya.(*)
Laporan Kontributor TribunParepare.com, M Yaumil
Appi Janji Boyong Ratusan Suporter Balaikota Mania Nonton PSM vs Persebaya, Sediakan 7 Bus Gratis |
![]() |
---|
Umpar, UNM, POLITANI Kolaborasi Pelatihan Suplemen Nutrisi dan Digital Marketing 3 Daerah di Sulsel |
![]() |
---|
PNUP Latih Perangkat Kelurahan di Parepare Kuasai Aplikasi Administrasi Berbasis Web |
![]() |
---|
Emak-emak di Kelurahan Watang Soreang Parepare Penuhi Gizi Anak Lewat Program Dashat |
![]() |
---|
Pemilihan Serentak Ketua RT/RW Parepare Digelar Oktober 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.