Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Buruk di Sulsel

20 Rumah Warga Duampanua Pinrang Rusak Diterjang Angin Kencang

Sebanyak 20 rumah dilaporkan rusak di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Selasa (3/1/2023) pukul 01.30 Wita.

Tayang:
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
NINING ANGREANI/ TRIBUN TIMUR
Warga di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel, sementara melakukan perbaikan atap rumah akibat angin kencang, Selasa (3/1/2023). 

TRIBUNPINRANG.COM, DUAMPANUA - Sebanyak 20 rumah dilaporkan rusak di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Selasa (3/1/2023) pukul 01.30 Wita.

Angin kencang yang terjadi dini hari tadi mengakibatkan atap rumah warga yang terbuat dari seng di Kecamatan Duampanua berterbangan.

Hal itudikatakan Camat Duampanua, Andi Ikbal saat melakukan assessment di salah satu rumah warga yang terdampak di Pakkoro, Desa Massewae.

"Dampak kerusakan akibat angin kencang dini hari tadi yang sementara kami data sekitar 20 rumah dan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini," katanya.

Dikatakan, rata-rata kerusakan terjadi di bagian atap dan balai-balai rumah warga.

"Ada yang rusak parah, sedang dan ringan. Saat ini kami bersama BKTM dan Babinsa masih melakukan pendataan atau assessment terkait kerugian dari peristiwa ini," ucapnya.

Andi Ikbal mengatakan, kerusakan yang cukup parah terjadi di bagian dataran.

Sementara di bagian pesisir pantai terdapat kerusakan ringan.

"Di dataran itu, kerusakannya cukup parah. Kalau di wilayah pesisir, hanya ada satu-dua atap yang terbang," ucapnya.

Dari pantauan di Pakkoro, Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, warga sudah mulai melakukan perbaikan rumah.

Atap seng yang berterbangan akibat kejadian dini hari tadi, di kumpulkan kembali. Kemudian dilakukan pemasangan ulang.

Salah satu pemilik rumah yang terdampak, Tarimah mengatakan, saat angin kencang terjadi, dia sedang tidur.

Tarimah mendengar suara atap seng rumahnya bergemuruh dan langsung terbangun.

"Tidak lama itu, atap seng rumah mulai terangkat dan terbang," katanya.

Tarimah pun mulai panik. Beruntungnya, anaknya langsung mengevakuasi Tarimah ke rumah keluarga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved