Adnan Serahkan Penghargaan untuk 34 Kepala Desa di Gowa

piagam penghargaan kepada 34 kepala desa merupakan apresiasi atas komitmen dan kerja keras pemerintahan desa dalam mewujudkan Desa Mandiri.

Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyerahkan piagam penghargaan kepada 34 kepala desa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (2/1/2023). Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia atas upaya kepala desa mewujudkan daerahnya menjadi desa maju dan desa mandiri. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyerahkan piagam penghargaan dan lencana kepada 34 kepala desa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (2/1/2023).

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia atas upaya kepala desa mewujudkan daerahnya menjadi desa maju dan desa mandiri.

Adnan juga menyerahkan tiga unit mobil bus operasional Ppegawai kepada Sekretariat Kabupaten Gowa dan 10 unit motor operasional Kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

Menurutnya piagam penghargaan kepada 34 kepala desa merupakan apresiasi atas komitmen dan kerja keras para jajaran di pemerintahan desa dalam mewujudkan Desa Mandiri.

"Pada 2022 jumlah Desa Mandiri di Kabupaten Gowa meningkat dari 12 desa jika dibandingkan jumlahnya di 2021, sehingga menjadi 34 desa," katanya

Tahun ini jumlah status Desa Maju meningkat dari 50 desa di 2021 menjadi 64 desa di 2022. 

Dari 121 desa yang ada di Kabupaten Gowa, 34 telah mencapai Desa Mandiri, 64 desa mencapai Desa Maju, dan 23 desa lainnya pada status Desa Berkembang.

Bagi Adnan, status kemandirian dan kemajuan desa ini harus terus ditingkatkan agar seluruh desa yang ada di Gowa dapat meningkat statusnya, dari Desa Berkembang menjadi Desa Maju dan Desa Maju meningkat manjadi Desa Mandiri.

Baca juga: Truk vs Motor di Jl Pendidikan Parepare, Satu Orang Meninggal Dunia

Baca juga: Suami Hilang, Wanita di Makassar Lapor Polisi Tapi Malah Diolok-olok Ganti Saja Suaminya Bu

"Tetap jalin komunikasi dan koordinasi yang baik dalam perencanaan agar seluruh desa yang ada di Kabupaten Gowa dapat meningkat statusnya. Apabila statusnya meningkat maka ini juga berkolerasi bahwa kinerja penyelenggaraan  pemerintahan desa yang ada di Kabupaten Gowa berjalan dengan baik sesuai dengan koridor yang ada," ujarnya.

Ia mengaku berbangga dan berbahagia karena khusus untuk penyelenggaraan pemerintahan desa, Kabupaten Gowa selalu menjadi percontohan nasional. 

Dijelaskan, pada2016 yang lalu saat dilaunching Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), Gowa masuk 14 kabupaten/kota di Indonesia sebagai percontohan.

Pada 2022 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaunching 10 Desa Antikorupsi sebagai desa percontohan di Indonesia dan dari 10 kabupaten yang menjadi percontohan, Kabupaten Gowa menjadi salah satunya.

"Pertahankan kinerjanya, Insya Allah kita makin kompak dalam bingkai kebersamaan sehingga kita makin baik dalam bekerja yang akan berkolerasi dengan kemajuan Kabupaten Gowa yang baik lagi di masa yang akan datang," harap Adnan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muh Basir menyampaikan status Desa Mandiri ini ditetapkan berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) yang diatur berdasarkan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 2 tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun. 

Baca juga: Mengawali Tahun 2023, Pemkab Jeneponto Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Baca juga: Pemkab Gowa Salurkan 28 Ton Bantuan Bawang Merah dan Cabe ke UMKM

"Untuk menuju Desa Mandiri perlu kerangka kerja yakni pembangunan berkelanjutan dimana aspek sosial, aspek ekonomi, dan aspek ekologi/lingkungan menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan desa untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat desa," tuturnya.

Terpisah, Kepala Desa Lassa-Lassa,Awaluddin Hamzah mengucapkan rasa syukur karena tahun ini Desa Lassa-Lassa Kecamatan Bontolempangan bisa mendapatkan piagam penghargaan desa dengan status mandiri.

"Alhamdulillah setelah kami melakukan pembenahan dalam kurung waktu beberapa tahun mulai dari  pembenahan infrastruktur dasar, seperti Posyandu, TK-Paud dan juga kita buat pasar, status desa kami berubah dari berkembang ke maju dan tahun ini menjadi mandiri," ungkapnya.(*)

Laporan Wartawan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved