Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penemuan Mayat di Selokan

Ditemukan Meninggal di Selokan, Begini Sosok MA di Mata Tetangganya

Suasana duka masih menyelimuti rumah MA, Hafidz Masjid Jami As'adiyah yang ditemukan meninggal di drainase.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/JABAL QUBAIS
Suasana Rumah Duka MA Hafidz Qur'an Masjid Jami As'adiyah, Sengkang di Jl Canre, Kelurahan Canre, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Selasa (27/12/2022) siang. MA ditemukan meninggal di drainase depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (26/12/2022). 

TRIBUNWAJO.COM, CABBENGE - Suasana duka masih menyelimuti rumah MA, Hafidz Masjid Jami As'adiyah yang ditemukan meninggal di selokan depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (26/12/2022).

Pantauan Tribun-Timur.com Selasa (27/12/2022) sekitar pukul 12.40 Wita, tampak rumah duka di Jl Canre, Kelurahan Macanre, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng ramai oleh peziarah.

Baik dari keluarga, tetangga korban dan juga rombongan Santri Ponpes As'adiyah Sengkang.

Tenda berukuran 9x9 meter persegi terpasang di depan rumah duka. 

Juga terpasang bendera warna putih sekitar 200 meter dari rumah korban.

Menurut warga sekitar, MA anaknya rajin dan taat beribadah.

Rekan korban di pondok pesantren, Syahrul mengatakan MA anak yang ramah.

"Anaknya periang, juga sering bercanda dengan teman-teman" ujarnya.

Kronologi Penemuan Mayat

Penemuan jasad MA di selokan depan Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo, Sengkang, gegerkan warga, Senin (26/12/2022) sore.

MA (15) merupakan Hafidz di Huffadz Masjid Jami, Jl KH Muh As'ad, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.

Kapolsek Tempe AKP Bambang Purwanto menuturkan berdasarkan keterangan awal saksi mata, korban bersama sembilan rekannya keluar dari asrama dengan tujuan bermain play station (PS) di Jalan Latenri Lai Tosangeng, Kelurahan Paddupa, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Minggu (25/12/2022) pukul 22.00 Wita.

Pembina Huffadz Masjid Jami' As'adiyah, Syahrul Hidayat, yang menyadari santrinya tidak berada di asrama bergegas untuk mencari tahu keberadaan mereka.

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat di Drainase Depan Kantor Dinas Pendidikan Wajo, Korban Seorang Santri

Baca juga: Akhirnya Terungkap, Identitas Korban yang Ditemukan di Selokan Rupanya Seorang Santri

Alhasil kesembilan santri yang meninggalkan asrama ini kepergok asyik bermain PS.

Saat kepergok, mereka panik dan berhamburan keluar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved