Bencana Alam

Pj Bupati Takalar Minta Bantuan Penanganan Infrastruktur dan Buffer Stock ke Gubernur

Setiawan Aswad menjelaskan dari 10 kecamatan di Takalar, ada tujuh kecamatan yang terdampak bencana alam.

Humas Pemkab Takalar
Penjabat Bupati (Pj) Takalar Setiawan Aswad melaporkan kondisi terkini penanganan bencana alam angin puting beliung, banjir rob, dan abrasi pantai di Kabupaten Takalar melalui video conference dengan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Senin (26/12/2022). Dari 10 kecamatan di Takalar, ada tujuh kecamatan yang terdampak bencana. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Penjabat Bupati (Pj) Takalar Setiawan Aswad meminta bantuan kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terkait infrastruktur yang rusak akibat bencana alam berupa abrasi serta angin puting beliung yang menerjang Takalar.

Itu disampaikan Setiawan Aswad saat melaporkan kondisi terkini penanganan bencana alam angin puting beliung, banjir rob, dan abrasi pantai di Kabupaten Takalar melalui video conference zoom dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (26/12/2022). 

Setiawan Aswad menjelaskan dari 10 kecamatan di Takalar, ada tujuh kecamatan yang terdampak bencana.

Dengan total 40 desa dan 1026 kepala keluarga yang menjadi korban. 

Dari 1.026 kepala keluarga yang menjadi korban tersebut, 36 kepala keluarga diantaranya saat ini masih dalam proses penangangan.  

"Kita memaksimalkan sumber daya yang ada. Buffer stok telah digunakan dan kita melibatkan warga yang memiliki kelebihan logistik untuk turut membantu," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan para ASN untuk turut membantu korban bencana alam tersebut.

"Karena keterbatasan sumber daya, kiranya bapak gubernur Sulsel membantu dalam memperbaiki infrastruktur yang ada serta membantu buffer stok kami yang saat ini kondisi jumlahnya telah menipis," ucapnya.

Baca juga: BMKG Ingatkan Warga di Pesisir Pantai Waspada, Banjir Rob Kemungkinan Terjadi di 18-22 Desember 2021

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Kodingareng Rusak Diterjang Banjir Rob dan Angin Kencang

Menurutnya, penananganan sementara abrasi pantai dilakukan dengan penggerukan dan pemberian batu gajah.

Serta mengupayakan agar anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) dapat segera dicairkan.

Selain melaporkan kondisi terkini, ia juga menenkankan kepada para kepala OPD untuk sigap terhadap kondisi bencana pada musim hujan saat ini.(*)

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved