Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Proyek PSEL

Besok Pemkot Makassar Umumkan Perusahaan Lolos Tender PSEL

Ada 36 peserta ikut lelang proyek Pengelolaan Sampah Berbasis Energi Listrik (PSEL).

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
TPA Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Pemerintah Kota Makassar akan mengumumkan nama-nama peserta yang lolos lelang proyek Pengelolaan Sampah Berbasis Energi Listrik (PSEL). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar akan mengumumkan nama-nama peserta yang lolos lelang proyek Pengelolaan Sampah Berbasis Energi Listrik (PSEL).

Pengumuman tersebut akan disampaikan besok, Jumat (23/12/2022) oleh panitia tender.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Ariaty Puspasari Abadi mengatakan, mulanya ada 36 peserta lelang yang ikut.

Namun setelah melewati tahapan seleksi dan verifikasi, tersisa delapan peserta yang bisa mengikuti lelang investasi ini.

Salah satu diantaranya merupakan perusahaan dalam negeri. Selebihnya adalah konsorsium dari luar negeri.

"Yang jelas ada tujuh konsorsium di situ. Kemudian satu yang berdiri sendiri, satu itu dari PDN atau perusahaan dalam negeri," katanya.

Kata Puspa, sapaannya, mekanisme tender sudah masuk pada finalisasi, yakni aspek penilaian kualifikasi. 

Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tahapan selanjutnya.

Rencananya pemenang tender akan diumumkan pada April 2023. 

"Jadi rencananya Jumat tanggal 23 Desember mendatang akan diumumkan nama-nama peserta yang lolos tahapan pra kualifikasi. Itu nantinya akan bakal melewati tahapan tender selanjutnya," katanya.

Proyek triliunan ini menggunakan skema investasi, sehingga anggarannya akan disediakan oleh perusahaan atau penyedia yang memenangkan tender.

Adapun kriteria yang menjadi pertimbangannya adalah sisi modal yang harus kuat, ditambah teknologi yang masing-masing dibawa oleh investor ini harus mutakhir.

"Jadi memang yang serius, memang yang punya modal dan punya kemampuan teknologi dan pengalaman karena ini proyek kisarannya nilainya di angka Rp 3,5 triliun," paparnya.

Terpisah, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengingatkan agar panitia tender menjalankan mekanisme lelang secara transparan. 

Selain itu, pemilihan pemenang harus betul-betul berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved