Bahas Program Revolusi Pendidikan, Danny Pomanto Kumpul Tokoh Pendidik dan Guru di Makassar
Para guru tersebut dikumpulkan di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Jl Andi Djemma, Rabu (21/12/2022) malam.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setelah mengumpulkan tokoh agama, Pemerintah Kota Makassar kembali mengumpulkan tokoh pendidikan dan ratusan guru.
Para guru tersebut dikumpulkan di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Jl Andi Djemma, Rabu (21/12/2022) malam.
Pertemuan tersebut dinamai 'Forum Sipakainge' Tokoh Pendidikan dan para Guru di Kota Makassar dengan tema Revolusi Pendidikan Semua Harus Sekolah.
Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, tujuan forum ini untuk menuntaskan program Revolusi Pendidikan Pemkot Makassar.
Diketahui, Pemkot Makassar memiliki 18 revolusi pendidikan.
Program revolusi pendidikan itu sudah dicanangkan sejak periode pertamanya menjabat.
"Forum ini menjadi forum dengan kekuatan forum sikapainge, forum saling mengingatkan, saling menjaga, menghargai, saling sharing tentang pendidikan, peduli tentang pendidikan," ucap Danny Pomanto.
Danny berharap agar unsur pendidik bisa bekerjasama menyelesaikan program prioritasnya.
Dalam forum ini juga ia meminta tanggapan dari berbagai pihak dan ahli untuk melengkapi programnya.
Pasalnya, untuk menghasilkan SDM yang unggul sudah pasti harus melalui pendidikan.
"Kita menanamkan hal-hal yang bagaimana semua indra anak kita bisa bekerja dan terlatih. Bukan hanya melatih pikiran tetapi pendidikan akhlak. Bukan hanya mendidik akhlak tetapi juga interaksi sosial anak kita," ucapnya.
Termasuk, membuat sekolah terintegrasi dengan konsep satu atap yang mana ada beberapa jenjang di dalamnya.
"SMP bikin SD, SD bikin SMP. Rombelnya dikurangi tetapi pendidikannya lengkap. Saya tidak ingin meninggalkan legacy yang lemah. Saya tidak main-main dengan pendidikan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Muhyiddin mengatakan untuk menuntaskan program revolusi pendidikan itu pihaknya sudah mematangkan beberapa poin penting dalam implementasinya.
Seperti menerapkan konsep Hybridisasi Pendidikan, Outing Class, Kawasan Sekolah Terintegrasi, Penguatan Local Content dan Serapan Luas Anak Tidak Sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dany44.jpg)