Banjir Luwu Utara

Banjir Terjang Baebunta Luwu Utara, 62 KK Mengungsi

Jebolnya tanggul Sungai Rongkong di daerah tersebut disinyalir jadi penyebab banjir melanda kecamatan di Luwu Utara.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
dok warga/sulpiadi
Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Malangke Barat, Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilanda banjir, Sabtu (17/12/2022). Jebolnya tanggul Sungai Rongkong di daerah tersebut disinyalir jadi penyebab banjir melanda kecamatan ini. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Sekitar 62 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir yang melanda Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (17/12/2022).

Camat Baebunta Selatan, Ihdiyani, mengatakan 62 KK berasal dari Dusun Suka Makmur, Desa Lembang-lembang, Kecamatan Baebunta Selatan.

"Para korban sudah dievakuasi ke titik aman," ujarnya.

Banjir yang terjadi kondisinya mengkhawatirkan. 

Menurutnya, ini banjir terparah dan sangat berbahaya.

"Sebagian warga masih bertahan di lokasi banjir karena belum ada tempat pengungsian yang disiapkan," ungkapnya.

Selain Baebunta, Kecamatan Malangke Barat juga terendam banjir.

Ketinggian banjir diperkirakan mencapai 1 meter.

Dari dua kecamatan itu, ratusan rumah terendam banjir.

Jebolnya tanggul Sungai Rongkong di daerah tersebut disinyalir jadi penyebab banjir melanda kecamatan ini.

Tanggul Sungai Rongkong yang jebol panjangnya sekitar 20 meter.

Banjir juga menutup akses jalan antar desa, baik masuk dan keluar desa.

Warga yang ingin keluar mengandalkan perahu kayu.

Tim Redaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara dan Tim Basarnas posko Masamba tengah berupaya melakukan evakuasi warga di lokasi.

Dua daerah ini tergolong langganan banjir di Luwu Utara.

Saat hujan deras terjadi, warga di dua kecamatan ini sering was-was dan khawatir.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved