Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Catatan Bola Willy Kumurur

Tarian Terakhir

Lawan Argentina, adalahjuarabertahanbermentaljuara, Prancis, yang tengahdiperkuatgenerasiemasnya.

Tayang:
Editor: Saldy Irawan


Lionel Messi dkk serta KylianMbappe dkk telah dijemput Sang Final untuk berjumpa di Stadion Losail Iconic.

Sebelum sampai ke puncak, kedua tim melintasi rintangan yang beda. Jika Prancis dengan mantap dan meyakinkanmembenamkanlawan-lawannya, kecualisewaktutakluklawan Tunisia, Argentina mesti merangkak tertatih-tatih diawalakibatdipermalukan oleh Arab Saudi 1-2, kemudian merayap naik dan hanya menang lewat adu penalti dengan Tim Bunga Tulip-Belanda; dan di semifinal menghancurkanharapanKroasia 3-0. Andai waktu adalah sebuah lingkaran yang mengitari dirinya, dunia akan mengulang dirinya sendiri. Demikian tulis Allan Lightman dalam bukunya Einstein’s Dream.

Argentina kembali tampil di final, namun apakah untuk kembali kalah?


Esokmalam, para dewa dan seniman bola dunia berjumpa di gelanggang menghadapi forum “pengadilan” terakhir. Mereka telah mencapai tingkat pemenuhan kebutuhan yang tak dapat digapai oleh semua orang.

Puncak tertinggi hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow, adalah aktualisasi diri. Bagi para dewa bola, puncak itu tercapai ketika memenangkan pertempuran di gelanggang.

Kebahagiaan puncak yang hanya dapat dirasakan namun tak dapat dijelaskan.

Tak akanada semantik atau sintaksis bahasa yang dapat mengungkapkan ekstase itu. Stadion Lusail Iconic akan menjadi saksinya, sambil mencatat senyum, tawa ria dan linangan air mata dari para pelakunya.****

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved