Rutan Pinrang

Tiga Warga Binaan Rutan Pinrang Terima Beasiswa PIP

Dari 36 orang yang diusulkan memperoleh beasiswa PIP, hanya tiga warga binaan Rutan Pinrang yang lolos sebagai penerima.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Hasriyani Latif
Rutan Pinrang
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pinrang Wahyu Trah Utomo menyerahkan beasiswa PIP kepada tiga warga binaan yang telah terdaftar sebagai siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pengayoman Lasinrang, Kamis (15/12/2022). Dari 36 orang yang diusulkan memperoleh beasiswa PIP, hanya tiga orang yang lolos sebagai penerima. 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Tiga warga binaan Rutan Kelas IIB Pinrang menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Penyerahan beasiswa tersebut diserahkan langsung Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pinrang Wahyu Trah Utomo kepada tiga warga binaan yang telah terdaftar sebagai siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pengayoman Lasinrang, Kamis (15/12/2022).

Penyerahan Beasiswa PIP disaksikan langsung oleh orangtua siswa yang besaran nominalnya berbeda-beda dari setiap jenjang pendidikan.

Sekretaris Lembaga PKBM Pengayoman Lasinrang Anaruddin menuturkan dua orang pada jenjang Pendidikan Kesetaraan Paket B mendapat beasiswa Rp 375 ribu.

Satu orang di jenjang pendidikan Paket C memperoleh Rp 500 ribu.

Anaruddin menyampaikan dari 36 orang yang diusulkan memperoleh beasiswa PIP, hanya tiga orang yang lolos sebagai penerima.

"Kami sudah usulkan 36 orang yang memenuhi syarat beasiswa PIP, tapi hanya tiga orang yang lolos," katanya.

Penentuan penerimaan beasiswa tersebut merupakan keputusan Kemendikbudristek.

"Ini murni ditentukan oleh pihak Kemendikbudristek tanpa campur tangan pihak Rutan," ucapnya.

Wahyu Trah Utomo menyampaikan rasa syukur karena warga binaan yang diikutkan Pendidikan Kesetaraan memperoleh beasiswa PIP dari Kemendikbudristek.

"Meskipun berada di penjara, mereka diberikan kesempatan untuk mendapat ijazah. Mereka juga bisa dapat beasiswa. Kesempatan ini patut kita syukuri," tuturnya.

Wahyu mengimbau agar warga binaan memanfaatkan momentum ini untuk belajar sebaik-baiknya.

"Kalau di luar belum tentu dapat beasiswa seperti ini," ungkapnya.

Wahyu mengatakan PIP memang dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin atau rentan miskin dan prioritas.

"Agar mereka tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah baik jalur formal maupun non formal," ucapnya.

Ia berharap, pemerintah agar berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah.

"Diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya. Selain itu PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung," imbuhnya.(*)

Laporan Wartawan Tribunpinrang.com, Nining Angreani

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved