Polisi Tembak Polisi

Ini Perintah Kapolri ke Hendra Kurniawan Setelah Brigadir J Tewas Ditembak, Termasuk soal Pelecehan

Hendra Kurniawan dipanggil menghadap ke Kapolri bersama mantan Karo Provost Brigjen Benny Ali.

Editor: Sudirman
Youtobe Tribun Timur
Hendra Kurniawan, sempat menghadap ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah Brigadir J tewas tertembak. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Kepala Biro Paminal Divisi Propam Polri, Hendra Kurniawan, sempat menghadap ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah Brigadir J tewas tertembak.

Hendra Kurniawan dipanggil menghadap ke Kapolri bersama mantan Karo Provost Brigjen Benny Ali.

Hal itu disampaikan Hendra Kurniawan saat persidangan kasus pembunuhan Yosua di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Hendra Kurniawan menghadap ke Kapolri pada malam hari, hanya beberapa jam usai Yosua tewas.

Saat itu, Hendra sudah mendapatkan cerita soal tembak-menembak yang menjadi penyebab Yosua tewas.

Baca juga: Sosok si Cantik Menangis di Rumah Ferdy Sambo, Benarkah Wanita Berseragam Coklat?

Mulai keterangan dari Sambo hingga Bharada Eliezer.

Sedangkan Benny Ali sudah bertemu dengan Putri Candrawathi dan mendengar langsung jika istri Sambo itu memang dilecehkan oleh Yosua.

Saat Hendra menjelaskan dihadapan Kapolri, Jenderal Listyo tak bertanya lebih jauh.

Ia diperintahkan saat itu hanya satu, tangani secara profesional dan prosedural sekalipun kejadiannya di kediaman Kadiv Propam.

Kapolri hanya membahas soal bagaimana pelecehan itu, mengingat publik akan mempertanyakan.

Dan Hendra menjawab jika itu hanya Ferdy Sambo yang tahu.

Saat itu, Sambo juga berada di satu gedung yang sama.

Dia tengah menanti untuk menghadap Kapolri.

Dia tengah berada di ruangan Korspri Kapolri.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved