Opini Tribun Timur
Merawat Demokrasi
Ini menunjukkan sebuah bangsa menemukan titik kemajuannya dari keberpihakannya terhadap kedaulatan rakyat melalui dinamika demokrasi yang berkualitas.
Oleh Abdul Rahman
Wakil Rois Syuriah FSN Kota Makassar
Indeks demokrasi diukur dari kualitas dinamika berdemokrasi suatu masyarakat.
Ini menunjukkan sebuah bangsa menemukan titik kemajuannya dari keberpihakannya terhadap kedaulatan rakyat melalui dinamika demokrasi yang berkualitas.
Demokrasi merupakan jaminan akan harga diri dan kehormatan masyarakat.
Di mana hak dasar dan aspirasi rakyat menjadi prioritas utama dalam kerangka pembangunan demokrasi.
Demokrasi menyangkut kesetaraan dan kebebasan dalam setiap dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sehingga seluruh aspek dan permasalahan yang menjadi penghambat dari kesetaraan dan kebebasan ini akan menurunkan kualitas demokrasi.
Dalam hal ini indeks demokrasi yang secara otomatis akan menghambat kemajuan dari berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.
Saat sekarang ini indeks demokrasi Indonesia yang diluncurkan oleh The Economist Intelligence Unit (EIU) tahun 2021 berada pada angka 6,71.
Masih jauh dari angka yang ideal untuk sebuah masyarakat yang memiliki tatanan filosofi dan dasar negara yang ideal yakni Pancasila.
Di sinilah pentingnya merawat demokrasi sebagai syarat mutlak untuk menjadi bangsa yang maju dan berkembang.
Pertama bangsa Indonesia harus menyadari sepenuhnya bahwa kedaulatan di tangan rakyat adalah kekuatan utama dalam membangun demokrasi.
Sehingga seluruh dinamika yang melemahkan atau menyalahgunakan mandat rakyat harus ditiadakan melalui penegakan hukum seperti perilaku korupsi kolusi dan nepotisme.
Akan menjadi pemicu utama turunnya indeks demokrasi apabila mata rantai korupsi kolusi dan nepotisme sudah merakyat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abdul-rahman-wakil-rais-suriah-forum-santri-nasional-sulawesi-selatan.jpg)