Nasib Andika Perkasa Setelah Diganti Yudo Margono Sebagai Panglima TNI, Jadi Menteri atau Cawapres?

Meski belum pernah menyampaikan rencananya setelah digantikan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI, namun pengamatmiliter sudah menebaknya.

Editor: Ansar
Kolase Tribun-Timur.com
Jenderal Andika Perkasa dan Laksamana Yudo Margono. Meski belum pernah menyampaikan rencananya setelah digantikan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI, namun pengamat militer sudah menebaknya. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Rencana Jenderal Andika Perkasa setelah pensiun jadi Panglima TNI hingga kini masih dirahasiakan.

Meski belum pernah menyampaikan rencananya setelah digantikan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI, namun pengamat militer sudah menebaknya.

Ada dua hal yang bisa dialami Andika Perkasa menurut Pengamat Militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi.

Khairul Fahmi menilai ada kemungkinanAndika Perkasa bergabung lagi ke Kabinet Indonesia Maju setelah pensiun.

Baca juga: Tugas Yudo Margono dari Mahfud MD Setelah Resmi Jabat Panglima TNI, Nama Andika dan Hadi Disebut

Apalagi, kata Fahmi, jika melihat bahwa dua dari tiga mantan Panglima TNI sebelum Jenderal Andika juga berada di kabinet atau menjadi politisi.

Namun demikian, soal seberapa besar kemungkinannya ia tidak bisa berandai-andai.

Sosok AKBP Veronica Yulis Sudah 31 Tahun Dampingi Yudo Margono, Bukan Orang Sembarangan

Baca juga: Terungkap Siapa Sebenarnya Syarifah Wanita yang Rela Dimadu Ferdy Sambo, Sudah Punya Anak

Hal tersebut, kata Fahmi, pertama karena soal hak prerogatif Presiden. 

Kedua, kata dia, juga menyangkut peluang terjadinya reshuffle kabinet. 

"Saya kira geser menggeser formasi kabinet bukanlah perkara mudah. Komunikasi perlu dibangun sebelumnya, apalagi jika yang akan diganti merupakan representasi kekuatan politik. Dan ini bisa memakan waktu cukup panjang," kata Fahmi ketika dihubungi Tribunnews.com pada Minggu (4/12/2022).

Baca juga: Masa Lalu Yudo Margono Calon Panglima TNI, Anak Petani Rela Tidur di Masjid Gegara Tak Punya Uang

Menurutnya, ada sejumlah posisi yang menurutnya relevan dan ideal diduduki Andika di kabinet mengingat kompetensinya sebagai tentara.

"Semisal Menkopolhukam, Menhan, atau Kepala BIN. Jika melihat 'chemistry' dengan Presiden, posisi Kepala Staf Presiden bisa saja diisi oleh Andika," kata Fahmi.

 "Selain itu, jika mencermati kiprah Jenderal Andika selama ini, terutama pengalaman kehumasan dan  pengelolaan ruang digitalnya, posisi Menkominfo juga layak untuk Andika," sambung dia.

Namun demikian, di sisi lain menurutnya akan lebih menarik apabila Andika memilih terjun ke kancah politik sebagai capres atau cawapres.

Baca juga: Pengamat Yakin Andika Perkasa Bisa Jadi Cawapres Anies Baswedan Karena Dekat dengan SBY

Hal itu, lanjut dia, mengingat Andika memiliki popularitas dan jejaring yang sudah terbangun selama ini.

"Justru dengan modal popularitas dan jejaring yang sudah terbangun selama ini, saya kira akan lebih menarik jika Jenderal Andika memilih terjun ke kancah politik dan ikut berkontestasi untuk meraih tiket sebagai capres atau cawapres di Pemilu 2024," kata Fahmi

"Tanpa harus mengisi formasi kabinet yang sedikit banyak bisa membatasi keleluasaan bermanuver," sambung dia.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jenderal Andika Dinilai Berpeluang Gabung Kabinet Usai Pensiun, Tapi Lebih Menarik Terjun ke Politik

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved