UMP 2023

UMP 2023 Naik Rp219 Ribu, Gubernur: Sulsel Termasuk Golongan Tinggi

Didepan Rujab, turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Ardiles Saggaf, perwakilan Apindo serta Buruh.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Gubernur Sulsel Andi Sudirman bersama Dewan Pengupahan mengumumkan kenaikan UMP 2023 Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 resmi naik.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman telah mengumumkan nilai kenaikan  di Rujab Gubernur pada Senin (28/11/2022) sore.

Didepan Rujab, turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Ardiles Saggaf, perwakilan Apindo serta buruh.

"Upah minimum provinsis Sulsel 2023 naik 6,9 persen sesuai dengan peraturan menteri no 18 tahun 2022," tegas Andi Sudirman Sulaiman

"Nilai kenaikannya sebesar Rp 219 ribu," sambungnya.

Di tahun 2022, Pemprov Sulsel menetapkan UMP diangka Rp 3.165.876.

Dengan kenaikan ini, maka UMP Sulsel 2023 menjadi sebesar Rp 3.385.145.

Andi Sudirman menyebut kenaikan Rp 219 ribu ini cukup tinggi

"Sulsel ini termasuk golongan tinggi," tegas Andi Sudirman

Diketahui, beberapa daerah juga telah mengumumkan kenaikan UMP.

UMP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2023 naik sebesar Rp 140.666 ribu.

Kemudian di Jateng, UMP naik Rp 145.234 ribu.

UMP DKI Jakarta naik sebesar 5,6 persen atau sekitar Rp 326.953 ribu


Sebelum disampaikan ke publik, Andi Sudirman menggelar rapat tertutup bersama berbagai pihak di rujabnya.

"Alhamdulillah kita sudah melakukan rapat dengan beragam variabel faktornya. Kita mengambil paling rendah dari permen itu karena mempertimbangkan dari buruh," ujar Andi Sudirman

"Ini diskresi bu menteri karena melihat daya beli masyarakat rendah dan didominasi dari buruh," sambungnya.

Dengan pengumuman ini, maka UMP 2023 Sulsel resmi naik.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved