Pemilu 2024

Dua Hari Jelang Penutupan Pendaftaran, Sudah 342 Warga Maros Daftar PPK Pemilu 2024

Dari 342 pendaftar PPK Pemilu di Kabupaten Maros, 136 diantaranya berkasnya telah diterima KPU.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Kantor KPU Maros di Jalan Azoka, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. KPU Maros mencatat sebanyak 342 warga Maros telah mendaftarkan diri sebagai anggota PPK untuk bertugas pada Pemilu 2024. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sebanyak 342 warga Maros telah mendaftarkan diri sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk bertugas pada Pemilu 2024.

Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Maros Divisi SDM dan PARMAS, Syaharuddun Datuk, Minggu (27/11/2022).

Ia mengatakan dari 342 pendaftar tersebut 136 diantaranya berkasnya telah diterima KPU.

"Yang baru mengisi berkas 34 orang, yang mengupload persyaratan 165 orang, mengonfirmasikan data empat orang dan tiga orang dan berkasnya telah diterima 136 orang," katanya.

Ia menyebutkan pendaftar terbanyak berasal dari Kecamatan Turikale dengan jumlah 44 orang.

"Yang sedikit itu Cenrana 17 orang, Marusu 15 orang, dan Simbang 16 orang," tururnya.

Bang Datuk sapaan akrabnya mengatakan pendaftaran PPK di Maros akan berlangsung hingga 29 November 2022.

Ia mengatakan pihaknya membutuhkan 70 orang calon PPK dari 14 kecamatan.

"Per kecamatan itu dibutuhkan lima orang karena di Maros ada 14 kecamatan. Jadi totalnya dibutuhkan 70 orang," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (23/11/2022).

Dirinya mengatakan bagi yang ingin mendaftar, terlebih dahulu harus membuat akun di siakba.kpu.go.id

"Aplikasi siakba ini merupakan aplikasi berbasis website yang membantu proses dalam pendaftaran Ad Hoc. Nanti kalau sudah punya akun, pelamar harus mengisi dan melengkapi dokumen," tuturnya.

Ia menuturkan calon PPK tidak diperbolehkan menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah.

"Atau setidaknya calon PPK sekurang-kurangnya dalam waktu lima tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik. Jika namanya tercaatut dalam partai, maka harus membuat surat peryataan terlebih dahulu," ujarnya.

Selain itu, calon PPK harus berdomisili dalam wilayah kerja PPK, PPS dan KPPS.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved