Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekprov Sulsel Diganti

GMS Minta Andi Sudirman Sulaiman Batalkan Surat Pergantian Sekprov Sulsel

Surat pergantian Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani kabarnya telah dikirim Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ke Kementerian Dalam Negeri.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Sulsel (GMS) menutup Jl Urip Sumoharjo, Makassar Rabu (23/11/2022). Pengunjuk rasa menuntut Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membatalkan surat pergantian Sekprov Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Isu dicopotnya Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani terus bergulir.

Surat pergantian Abdul Hayat Gani kabarnya telah dikirim Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ke Kementerian Dalam Negeri.

Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Sulsel (GMS) pun merespon kabar tersebut melalui unjuk rasa pada Rabu (23/11/2022) siang.

Mereka menuntut kejelasan dari surat pencopotan tersebut.

Aliansi pemuda ini juga menuntut gubernur Sulsel membatalkan rencana pergantian Sekprov Sulsel.

"Kami mendesak presiden dan Mendagri agar Membatalkan surat Sudirman Sulaiman . Nomor / 800 / 0019 / BKPSDMD Tertanggal 12 September 2022 . Dengan perihal permohonan Pemberhentian Sekda Provinsi sdr  Dr Abdul Hayat Gani MSi," jelas Jenlap Aksi Sulfarid Saleh.

"Karena bisa jadi dengan adanya politik tidak sehat yang sengaja diciptakan oleh Sudirman ini akan membuat kegaduhan di tengah kehidupan masyarakat dan diyakini akan berpengaruh pada Pilgub dan Pilpres mendatang," sambungnya.

Rencana pergantian Sekprov dinilai dilakukan secara sepihak tanpa sepengetahuan Abdul Hayat Gani.

Pihaknya pun menuntut bertemu dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel.

"Kami mendesak gubernur Sulsel mencabut surat usulan pemberhentian Sekprov Sulsel Abdul Hayat," tegas Sulfarid.

Massa GMS masih bertahan di depan kantor Gubernur Sulsel menunggu respon terkait tuntutannya.

Hingga saat ini, kabar kejelasan surat tersebut masih simpang siur.

Bahkan Sekprov Abdul Hayat pun mengakui baru mengetahui kabar tersebut.

"Saya juga baru liat, no comment saja," ujar Abdul Hayat saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala BKD Sulsel Imran Jausi juga masih belum memberikan komentar.

Tribun-Timur.com telah menghubunginya terkait surat tersebut namun masih belum mendapat jawaban.

Saat dikunjungi di ruangannya pada Rabu (23/11/2022), staf mengatakan kKepala BKD Sulsel sedang dinas di luar kota.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved