Pasar Tradisional
Pasar Tradisional Modern Larompong Tak Terurus, Pedagang: Ukuranya Kecil dan Sewanya Mahal
Pasar Tradisional modern Larompong terbengkalai. Petak-petak yang diperuntukkan untuk para penjual di pasar tidak digunakan.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Muh. Irham
LUWU, TRIBUN-TIMUR.COM - Pasar tradisional modern Larompong di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu tampak tak terurus. Petak-petak yang diperuntukkan untuk para penjual di pasar tidak digunakan.
Dari pantauan Tribun Timur, sampah dan debu memenuhi petak jualan tersebut.
Pedagang lebih memilih berjualan di luar bangunan ketimbang menggunakan petak tersebut.
"Terlalu kecil, itu tidak sesuai kalau mau digunakan. Belum lagi jaraknya sempit, jadi susah orang lewat," kata W salah satu pedagang pasar, Kamis (10/11/2022).
W lebih memilih menggelar dagangan sayur yang ia jual di luar bangunan pasar tradisional modern.
"Harga sewanya juga mahal," imbuhnya.
Sejak diresmikan Wakil Bupati Luwu H Amru Saher, Jumat (9/2/2018) petak pasar tersebut memang tak digunakan.
Padahal Amru berharap, dengan dibangunnya pasar modern tersebut, tata letak penjualan bisa tak serampangan.
“Ke depan kami akan mempercantik pasar Larompong ini. Kami ingin agar bangunan pasar ini dijaga bersama disesuaikan dengan fungsinya. Kalau ada pedagang yang tidak mengfungsionalkan bangunan pasar ini maka akan kita ganti. Kalau tidak di fungsionalkan selama 3 bulan maka akan kita ganti dengan pedagang yang lain,” tegas Amru waktu itu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pasar-Larompong.jpg)