Dinas PU Makassar Awasi Recovery IPAL Losari

Adapun titik lokasi dipantau selama pengerjaan, yakni Jl Lanto Dg Pasewang, Jl Mappanyukki, dan Jl Mappaodang Makassar.

Tribun Timur
Pekerjaan galian proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari di Jl Dr Sam Ratulangi, Makassar, Senin (6/9/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Alamsyah Noorhaq mengatakan dinas PU terus memantau proyek recovery IPAL Losari, Makassar.

“Pemantauan dan pengawasan dilakukan dalam rangka mengembalikan kondisi dan fungsi jalan pascapenggalian jaringan pipa IPAL Losari,” katanya.

Adapun titik lokasi dipantau selama pengerjaan, yakni Jl Lanto Dg Pasewang, Jl Mappanyukki, dan Jl Mappaodang.

Selanjutnya Jl Badak, Jl Ratulangi, Jl Rajawali, Jl Haji Bau, Jl Kasuari, Jl Arief Rate, dan beberapa ruas lainnya.

“Intinya jalan-jalan bekas pengerjaan proyek IPAL harus dikembalikan sebelum penyerahan,” katanya.

Diketahui, pengerjaan Instalasi Pengolahan Air Limba (IPAL) Losari Makassar kini mencapai 65 persen.

Pemasangan jaringan pipa IPAL tercatat sudah melebihi 50 kilometer dari target 72,8 kilometer.

Baca juga: Jaringan Pipa Limbah Proyek IPAL Losari Capai 50 Kilometer, Setia Dhinor: Selesai Juni 2023

Proyek ini selesai kontrak pada 2023.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sanitasi Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Sulsel Setia Dhinor menyatakan pengerjaan IPAL ditarget selesai Februari 2023.

Sementara pemasangan jaringan sesuai jadwal yakni pada Juni 2023.

“Secara keseluruhan selesai Juni 2023,” kata Setia Dhinor, Minggu (2/10/2022).

Sebelum proyek ini diserahkan ke Pemkot Makassar, pihaknya harus melakukan perbaikan atau recovery terhadap ruas jalan bekas pengerjaan IPAL.

Gegara proyek itu, kondisi jalan di Makassar mengalami kerusakan berat akibat proyek triliunan tersebut.

Karena itu, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Sulsel harus memperbaiki kondisi jalan seperti semula.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved