Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

G30S PKI

Apa Benar CIA Terlibat di Balik Peristiwa G30S PKI dan Jatuhnya Bung Karno?

Tim Weiner dalam bukunya Legacy of Ashes: The History of the CIA (2011) menyebut AS khawatirkan sikap Presiden Soekarno cenderung memihak komunisme

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
(-/Arsip Kompas)
Bung Karno diapit dua jenderal Angkatan Darat, AH Nasution (kiri) dan Soeharto. Ketiganya tertawa lebar saat bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, tahun 1966.(-/Arsip Kompas) 

Ia mengaku sudah mewanti-wanti adanya upaya kudeta oleh Dewan Jenderal ke Mayjen Soeharto yang kala itu menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat.

Menurut Latief, Soeharto hanya bergeming mendengar informasi itu. Begitu pula Pangdam Jaya Mayjen Umar Wirahadikusumah dan Pangdam Brawijaya Mayjen Jenderal Basoeki Rachmat.

Seperti Soeharto, keduanya menanggapi dingin isu soal Dewan Jenderal.

"Jadi siapa yang sebenarnya telah mengakibatkan terbunuhnya para jenderal tersebut? Saya yang telah memberi laporan lebih dulu kepada Jenderal Soeharto? Atau justru Jenderal Soeharto, yang sudah menerima laporan tetapi tidak berbuat apa-apa?" kata Latief seperti dicatat oleh Julis Pour (2013).
"Nyatanya , sama sekali tidak pernah ada langkah-langkah untuk menambah penjagaan. Sebaliknya, setelah Peristiwa G30S meletus, selain menghantam G30S dan juga membantai ribuan rakyat yang sama sekali tidak tahu apa-apa, mereka bertiga kemudian malahan bersama-sama menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno," ujar Latief.

Harapan kepada Soeharto inilah yang mungkin membuat namanya tak pernah masuk dalam sasaran G30S seperti petinggi angkatan darat lainnya.

PKI dihabisi

Kembali ke keterlibatan Amerika Serikat dalam G30S, setelah peristiwa itu meletus, Dubes Marshall Green mengirim telegram ke negaranya.

"We did what we had to do..." seperti ditulis Julis Pour (2013).

Pasca G30S, Soeharto berusaha menghabisi para tokoh PKI yang dianggapnya sebagai dalang.

Gerken menulis (2011), Kedubes AS dan CIA bahkan memberi pemerintah Indonesia daftar ribuan tentara yang terafiliasi dengan PKI.

Green mengatakan AS memiliki lebih banyak informasi soal PKI dari pada Indonesia sendiri.

Nama-nama di daftar itu pun disingkirkan tanpa tuduhan maupun pengadilan.
Agar eksekusi berjalan lancar, Pentagon menaruh Jip dan sejata.

Ada banyak pemancar SSB gelombang pendek untuk keperluan telekomunikasi militer Indonesia.

Perangkat radio Collins KWM-2 yang saat itu paling canggih di pasaran, memungkinkan komando militer di Jakarta berkomunikasi dengan basisnya di daerah-daerah.

Hingga puluhan tahun kemudian, upaya ini melebar dengan menghabisi siapa saja yang terafiliasi, bahkan yang tidak tahu apa-apa soal G30S.

Hingga kini, pembantaian massal itu belum pernah diperkarakan.

(Sumber: Kompas.com/Nibras Nada Nailufar)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seputar G30S/ PKI (3): Benarkah CIA Terlibat di Balik Peristiwa 1965?", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2019/09/30/153000165/seputar-g30s-pki-3-benarkah-cia-terlibat-di-balik-peristiwa-1965

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved