PSM Makassar
Kisah Cristian Gonazales Saat di PSM Makassar : Berkeringat Naik Petepete dan Kaget Makan Coto
Christian Gonzales berkarier sebagai pesepakbola profesional di Indonesia memulai debutnya gabung ke PSM Makassar pada tahun 2003
"Kami ketemu Erwin dikasi motor Harley karena mau pakai mobil juga kan beda di Indonesia setir kanan di luar kan kiri jadi susah," katanya.
Meski mendapat fasilitas moge, Cristian Gonzales mengaku tak setiap saat memakainya.
Pada saat skuad PSM Makassar latihan waktu itu masih di lapangan Karebosi, Cristian Gonzales menggunakan bus bersama pemain lainnya.
Cristian Gonzales pun melanjutkan ceritanya bahwa setiap pulang latihan tim PSM Makassar kerap singgah ke warung coto yang dilewati.
"Kita latihan di Karebosi, kalau kita pulang lewat ada warung coto Makassar waktu itu latihan pagi setelah latihan langsung singgah," tuturnya.
Coto sendiri merupakan makanan khas Makassar yang terbuat dari daging sapi dan berkuah.
Sekali Cristian Gonzales mencoba tapi tak doyan dengan rasanya.
"Yang lain makan saya cuma minum, saya bilang no.. no.. no.., waktu itu Charis Yulianto bicara sama saya. Saya tidak makan tapi minta bungkus tiga waktu itu untuk istri dan anak meski saya dibilang kamu malu makan di sini," ungkapnya.
Suatu ketika Cristian Gonzales juga mencoba kendaraan umum yang ada di Makassar yakni Petepete.
"Dulu sama teman, teman bilang ayo kita ke pantai, kita pakai petepete. Kita keluar hotel selalu ada petepete jadi diminta ayo kita naik petepete," katanya.
"Kita mandi pakai parfum, kita masuk, kita turun wah basah semua percuma mandi, lebih baik kita dari latihan langsung naik. basah semua karena keringat," tuturnya sambil tertawa.
Cristian Gonzales hanya dua musim berseragam PSM Makassar.
Namun banyak kesan yang ditinggalkannya ke para pecinta skuad Juku Eja.
Duet Cristian Gonzales dan Oscar Aravena sejauh ini belum tergantikan capainanya.
Sebab keduanya menjadi penyuplai gol tertajam pada Liga Indonesia 2003 dengan 58 gol.
Baca juga: Kisah Aneh Jacksen F Tiago Gabung PSM Makassar di Liga 1995-1996, Dibajak dari Persebaya Surabaya!
Baca juga: Cerita Zulkifli Syukur Bersumpah Tak Akan Bela PSM Makassar karena Diusir Toni Ho