PSM Makassar
Kisah Cristian Gonazales Saat di PSM Makassar : Berkeringat Naik Petepete dan Kaget Makan Coto
Christian Gonzales berkarier sebagai pesepakbola profesional di Indonesia memulai debutnya gabung ke PSM Makassar pada tahun 2003
TRIBUN-TIMUR.COM - Skuad PSM Makassar di musim 2003/2004 menyimpan sejumlah cerita fenomenal, lantaran hadirnya sejumlah pemain 'gila' salah satunya Cristian Gonzales saat itu.
Kedatangan Cristian Gonzales dari negaranya Uruguay berkarier sebagai pesepakbola profesional di Indonesia memulai debutnya gabung ke PSM Makassar pada tahun 2003.
Cristian Gonzales bercerita bahwa ia menuju ke Indonesia bersama beberapa pemain tapi tak tahu menahu akan bermain untuk PSM Makassar kala itu.
Ia mengingat betul saat diminta bermain di kompetisi sepakbola Indonesia, Cristian Gonzales hanya tiba di Jakarta kemudian menuju Malang.
Di Malang Cristian Gonzales diminta menunjukan skillnya ke beberapa pemilik klub hingga akhirnya pihak PSM Makassar yang merekrutnya.
Dari Malang Cristian Gonzales terbang ke Makassar untuk gabung skuad PSM Makassar menghadapi kompetisi Liga Indonesia 2003/2004.
Cerita pun berlanjut, saat gabung dengan skuad PSM Makassar Cristian Gonzales diinapkan bersama pemain lainnya termasuk pemain lokal di Mess yang kala itu bertempat di Hotel Marannu, Jl Haji Bau, Makassar.
Tersiar kabar bahwa Cristian Gonzales mendapat perlakuan khusus yakni mendapatkan fasilitas kamar presiden suite.
Tetapi kabar tersebut dibantah Christian Gonzales.
"Tidak-tidak, kami semua nginap di mess waktu itu namanya Taman Marannu di Jalan Haji Bau sama pemain lainnya," kata Cristian Gonzales saat diinterview di channel youtube JEBREEETmedia TV.
Baginya saat itu Cristian Gonzales memakai kamar yang sama dengan pemain lain.
Tetapi karena memiliki istri dan anak ia mendapat dua kamar sekaligus.
"Kamar ini direnovasi digabung dan dikasi fasilitas tapi bukan presiden suite yah," ungkapnya.
Sebagai pemain asing Cristian Gonzales mengaku juga mendapatkan fasilitas lainnya.
Saat itu manajemen PSM Makassar yang dikomandoi Erwin Aksa memberikan fasilitas motor gede (Moge).