PSM Makassar
Kisah Aneh Jacksen F Tiago Gabung PSM Makassar di Liga 1995-1996, Dibajak dari Persebaya Surabaya!
16 tahun sudah berlalu kala Jacksen F Tiago berseragam PSM Makassar namun pria asal Brazil ini menyimpan sejumlah cerita menarik atas kariernya
Setibanya di Indonesia Jacksen F Tiago pun langsung berlatih bersama Persebaya dan segera menyusun kontrak.
"Dari situ semu Booming karena ternyata saya tidak cedera," katanya.
Dari situ pihak PSM Makassar melalui Luciano Leandro yang juga dari Brazil yang saat itu merupakan pemain skuad Juku Eja diminta menghubungi Jacksen F Tiago untuk ke Makassar.
"PSM hubungi Luciano, Luciano hubungi saya dan saya bilang tidak bisa karena saya sudah di Persebaya," katanya.
Setelah berkeras tetap di Persebaya Jacksen F Tiago pun segera mengurus segala kelengkapannya untuk bisa bermain lagi di Liga Indonesia.
Tetapi beberapa waktu kemudian Jacksen F Tiago mengetahui bahwa pihak PSM Makassar kembali menghubungi agennya.
"Agennya itu dia lakukan apa saya tidak tahu, saya di cut (gabung Persebaya) sehingga saya harus balik ke Brazil untuk menghadapi agennya sama pengacaranya," ungkapnya.
Baca juga: Profil Ricky Pratama : Wonderkid PSM Makassar yang Diprediksi Jadi Striker Top Masa Depan
Baca juga: Timnas Indonesia Punya 4 Striker M Rafli Disorot Bomber PSM Makassar Ramadhan Sananta Curi Perhatian
Dari situlah PSM Makassar deal dengan sang agen hingga akhirnya Jacksen F Tiago menjadi bagian skuad Pasukan Ramang di Liga Indonesia musim 1995-1996.
Bersama Luciano Leandro, Jacksen F Tiago membawa PSM Makassar ke final Liga Indonesia 1995-1996 namun kalah dari Bandung Raya di partai final.
Hanya semusim berseragam PSM Makassar di musim berikutnya Jacksen F Tiago akhirnya membela Persebaya dan mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia 1996-1997 sekaligus menjadi pemain terbaik.
Profil Jacksen F Tiago
- Nama lengkap: Jacksen Ferreira Tiago
- Tanggal lahir: 28 Mei 1968
- Tempat lahir: Rio de Janeiro, Brazil
Karier Pemain
- 1984–1989 Bonsucesso
1990 Confiança
1991 Madureira
1992 Botafogo
1992 Americano
1993 Noroeste
1993 Valério
1994 Rubro Social
1994–1995 Petrokimia Putra
1995–1996 PSM Makassar
1996–1998 Persebaya Surabaya
1998 Guangzhou Matsunichi
1999 Geylang United
1999–2000 Persebaya Surabaya
2001 Home United
2001 Petrokimia Putra
Karier Kepelatihan
- 2002–2003 Assyabaab Surabaya
- 2003–2005 Persebaya Surabaya
- 2006 Persita Tangerang
- 2007 Persiter Ternate
- 2008 Mitra Kukar
- 2008 Persitara Jakarta Utara
- 2008–2014 Persipura Jayapura
- 2013 Timnas Indonesia
- 2014–2016 Penang FA
- 2017–2019 PS Barito Putera
- 2019–2021 Persipura Jayapura
- 2021-2022 Persis Solo.(*)
Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita