Ciputra Berlindung di Balik PT Yasmin Bumi Asri, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman Irit Bicara

Ciputra Group berlindung di balik PT Yasmin Bumi Asri yang dikenal pemprov sebagai tertuang dalam perjanjian kerja sama.

Tribun Timur
Anggota Komisi E DPRD Sulsel Selle KS Dalle 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Komisi E DPRD Sulsel Selle KS Dalle menegaskan, seluruh bibir pantai memiliki ukuran standar air pasang tertinggi dan masih menjadi bagian wilayah Pemprov Sulsel.

“Untuk seluruh wilayah bibir pantai untuk jarak tertentu air pasang tertinggi itu hak publik. Tidak boleh dikuasai atas nama privat atau swasta karena itu hak publik,” katanya.

Ia menambahkan, Ciputra Group berlindung di balik PT Yasmin Bumi Asri yang dikenal pemprov sebagai tertuang dalam perjanjian kerja sama adalah PT Yasmin Bumi Asri dan pemprov tapi yang menguasai lahan sekarang adalah Ciputra Group.

“Bendera perusahaan lokal yang berjanji dan mengingkari perjanjian dengan pemprov sehingga dilakukan addendum beberapa kali. Lain pula yang menguasai obyek atau lahan yakni Ciputra Group,” jelas Selle.

“Jangan sampai warga dihalangi haknya untuk menikmati keindahan sunset Pantai Losari di wilayah reklamasi CPI. Hal itu tak boleh terjadi,” Selle menambahkan.

Anggota DPRD Sulsel menyoroti lahan Pemprov Sulsel seluas 12,11 hektar di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar.

Lahan tersebut menjadi sorotan sebab belum ada kejelasan menjelang akhir tahun 2022.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel Selle KS Dalle mengatakan lahan tersebut seharusnya menjadi perhatian khusus Pemprov Sulsel.

Apalagi lahan tersebut telah bertahun-tahun tidak ada kejelasan.

Selle juga menyebutkan telah berulang kali, bahkan setiap tahun mengingatkan Gubernur Sulsel untuk menindaklanjuti persoalan itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved