Unismuh
Perkuat Riset Internasional, Unismuh Gandeng Dua Perguruan Tinggi Malaysia
Kolaborasi Internasional Unismuh dengan dua perguruan tinggi Malaysia telah terjalin sebelumnya.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar semakin intens mengembangkan kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri.
Kerjasama meliputi pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pembinaan Al-Islam Kemuhammadiyahan dalam mendukung Unismuh menuju unggul.
Salah satu bentuk kerjasama dalam bentuk Internasional Collaboration On Child - Friendly Environment (CFE) Workshop, Research, and Community Development.
Kegiatan merupakan kolaborasi antara Fakultas Teknik Unismuh Makassar dengan Universitas Teknologi Malaysia (UTM) dan Universiti Malaysia Kelantan (UMK).
Pembukaan acara berlangsung di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Senin (19/9/2022).
Kolaborasi Internasional ini menghadirkan empat dosen peneliti dari Malaysia yakni Prof Ismail bin Said, Siti Rahmah Omar, Janatun Naim Yusuf, serta Wan Azlina Wan Ismail.
Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse mengatakan kolaborasi Internasional Unismuh dengan dua perguruan tinggi Malaysia telah terjalin sebelumnya.
Menurutnya, kerjasama internasional sangat penting sebagai indikator kinerja pada tingkat fakultas maupun Universitas.
"Tentunya harapan kita bersama, kolaborasi internasional terus ditingkatkan dalam upaya pengembangan SDM. baik itu dosen maupun mahasiswa," jelasnya.
Kedepannya, dua kampus ini akan menjalin kerjasama dengan Unismuh dan Pemkot Makassar terkait pengembangan program lorong wisata.
Kepala Badan Penelitian dan Pengabdian Daerah (Balitbangda) Kota Makassar Andi Bukti Jufrie menuturkan Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengapresiasi harapan Unismuh untuk mau berkolaborasi membangun Kota Makassar.
"Ke depan pak wali akan banyak melakukan sinergi dan berkolaborasi dengan Unismuh dalam melakukan riset, baik riset daerah, riset nasional dan internasional," lanjutnya.(*)