Opini Tribun Timur

Pemuda ICMI: Penegasan Kepeloporan dan Kecendekiawanan Kaum Muda Indonesia

Sebuah pertemuan bernama Munaslub yang disaksikan banyak tokoh nasional pentolan ICMI. Nama baru dengan banyak harapan baru, Pemuda ICMI. 

Editor: Saldy Irawan
Pemuda ICMI: Penegasan Kepeloporan dan Kecendekiawanan Kaum Muda Indonesia
DOK PRIBADI
Mahasiswa Doktoral Sosiologi UI, Anshar Aminullah

DALAM rentang waktu yang panjang kedepan, hari ini, esok dan nanti akan selalu dikenang oleh siapapun yang pernah dan sedang menjadi bahagian dari proses dalam struktural bernama Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (Masika ICMI), sangat bersejarah pasti.

Sebuah pertemuan bernama Munaslub yang disaksikan banyak tokoh nasional pentolan ICMI. Nama baru dengan banyak harapan baru, Pemuda ICMI

Pilihan menyematkan kata Pemuda tepat di depan kata ICMI memang berpotensi akan mengarahkan mindset bagi tak sedikit orang, semacam berasosiasi, ini OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) yah? yang dideklarasikan dalam rangka meramaikan ratusan OKP yang terdaftar di Kemenkumham.

Ataukah ini organisasi baru yang akan menjadi pesain baru KNPI yang telah dualisme bahkan tigalisme strukturalnya di semua level kepengurusan? Dan cukup wajar asumsi ini muncul, sebab menjadi hal yang tak lazim ketika ICMI menggunakan kata pemuda di depannya.

Sebuah langkah maju kedepan yang perlu diapresiasi lebih terhadap apa yang diambil oleh Cendekiawan muda, top leader dari sebuah gerbong besar para intelektual muda Indonesia yang berhimpun dalam wadah Pemuda ICMI, Dr Ismail Rumadan.    

Ketika ada yang bertanya mengapa baru sekarang ikhtiar progressif untuk umat dan bangsa ini baru diambil?
Saya pribadi tak akan berani berasumsi dalam term ini.

Sebab bisa jadi berpeluang penuh bias dan kehilangan makna sesungguhnya, baik dari visi kelembagaan maupun misi organisasi secara universal. Tapi mungkin sederhananya seperti ini, akan menjadi sebuah pertaruhan besar akan 'arah baru' pilihan Masika ICMI berubah nama menjadi Pemuda ICMI.

Sebuah upaya untuk menjawab tantangan zaman dan berakselarasi dengan kemajuan teknologi sekarang ini. 

Kita sepakat bahwa kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini telah membawa manusia ke sebuah dimensi berbeda.

Algoritma menjadi 'penguasa' yang nyaris mengendalikan banyak hal dalam aktivitas kehidupan kita, khususnya yang berhubungan dengan teknologi digital.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved