Direksi Kalla dan Bupati Pangkep Rela Nyebur Tanam Mangrove, Naik Jolloro Demi Kepiting dan Warga
Penanaman mangrove digelar di Kepiting Tambak Desa Tekolabbua, Kecamatan Pangkaje'ne, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/9/2022).
Penulis: Ina Maharani | Editor: Ina Maharani
Kepiting bakau memiliki permukaan kulit yang licin.
Kepiting jantan memiliki sepasang capit yang lebih panjang dibandingkan kepiting bakau betina.
Kepting bakau dapat hidup di berbagai kondisi perairan dan mendapatkan nutrisi dari mangrove untuknya bertumbuh menjadi kepiting dewasa.
Keberadaan kepiting bakau ini sangat penting bagi ekosistem di sekitarnya.
Kepiting bakau membantu menjaga keseimbangan ekosistem di daerah tempat kepiting ini tinggal, yaitu di daerah bakau atau mangrove.
Daun yang dimakan kepiting ini, akan cepat terurai dibandingkan daun yang tidak dimakannya.
Daun yang dimakan oleh kepiting bakau membantu proses perputaran energi supaya berjalan dengan cepat.
Selain itu, lubang-lubang yang dibuat oleh kepiting ini membantu terjadinya proses pertukaran udara di dalam tanah
Kepiting bakau ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, maka dari itu banyak yang membudidayakannya.
Manfaat Ekosistem Mangrove
Penanaman mangrove merupakan kegiatan yang sangat baik, seperti yang dilakukan oleh Kalla Group.
Pasalnya, dilansir dari berbagai sumber, mangrove sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Antara lain mencegah erosi pantai. Hutan mangrove menjadi katalis tanah dan air laut, sehingga tanah tak langsung bersenruhan dengan laut.
Kawasan hutan mangrove selain menjadi habitat kepiting juga menjadi tempat hidup ikan dan udang yang sangat bermanfaat bagi manusia.
Pohon mangrove yang banyak ditanam pada hutan mangrove bisa dipanen seperti jenis tumbuhan lain. Bisa bisa dijadikan sebagai alternatif pengganti makanan ternak. Pohon mangrove yang telah dihancurkan dan digiling menjadi bubuk pakan ternak yang mengandung nutrisi sangat baik untuk pertumbuhan ternak seperti sapi, kambing atau unggas.
Kawasan hutan mangrove juga membantu manusia untuk mendapatkan air bersih dan udara yang segar. Hutan mangrove bisa menyerap semua jenis logam berbahaya dan membuat kualitas air menjadi lebih bersih.
Selain itu mangrove juga membantu alam dalam mendapatkan kualitas udara yang lebih baik dan bersih. (*)