Direksi Kalla dan Bupati Pangkep Rela Nyebur Tanam Mangrove, Naik Jolloro Demi Kepiting dan Warga
Penanaman mangrove digelar di Kepiting Tambak Desa Tekolabbua, Kecamatan Pangkaje'ne, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/9/2022).
Penulis: Ina Maharani | Editor: Ina Maharani
Turun Langsung Basah-basahan
Tak sampai disitu, baik Imelda dan Yusran turun langsung nyebur ke air dan ikut menanam di lokasi.
Karena berada di tengah perairan, tak ada area kering. Air setinggi lutut pun rela ditembus. Tak peduli celana dan sepatu basah.
Rombongan terjun langsung ke air dengan dasar lumpur, dan berjalan sejauh sekitar 40 meter untuk sampai di lokasi penanaman.
Di sana, secara serentak direksi, manajemen, relawanan, dan Bupati Pangkep, menggunakan tangan menanam secara simbolis bibit yang sudah dipersiapkan.

Ada apa dengan mangrove?
Dalam sambutannya Imelda Kalla mengatakan mangrove menjadi pilihan Kalla dalam melakukan CSR karena manfaatnya yang diharapkan bisa dirasakan oleh nelayan setempat.
“Kenapa mangrove? Karena warga disini tau manfaat mangrove bagi lingkungan. Lingkungan sehat adalah yang kita cita-citakan,” ujarnya dalam sambutan.
Imelda juga mengatakan, penanaman 32 ribu bibit Mangroove ini adalah awal dari Kick Off 70.000 pohon yang secara simbolis sesuai dengan usia Kalla pada tahun ini.
“Di usia ke 70 tahun ini, kami memang fokus pada program-program CSR yang berdampak langsung kepada masyarakat khususnya Lingkungan hidup," jelas Imelda.

Senada, Muhammad Naim mengatakan kegiatan CSR ini merupakan bagian dari upaya untuk terus berkontribusi bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Kali ini, kami memilih mangrove yang kita ketahui membawa banyak manfaat bagi kelesterian alam, khususnya keberlangsungan ekosistem laut," katanya.
Di mana menurut Naim, mangrove ini nantinya bisa menjadi rumah dari kepiting-kepiting dan ikan-ikan.
Kepiting inilah yang kemudian diharapkan bisa dimanfaatkan oleh warga setempat, untuk santapan sehari-hari maupun komoditas untuk dijual.
Tentunya kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Bupati Pangkep Yusran.