Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gejolak Internal Partai Berkarya Pengaruhi Langkah Politik Caleg di Daerah

Setelah dinyatakan sebagai parpol yang tak lulus agenda Pemilu, partai ini masih terus memperjuangkan nasibnya.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN TIMUR/MUH HASIM ARFAH
Pengusaha perumahan, Nasir Rurung datang menggunakan Mobil Mitsubishi Pajero Sport untuk menghadiri rapat paripurna pengumuman pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kota Makassar masa jabatan 2019-2024 di Sekretariat DPRD Kota Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Senin (9/9/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gejolak internal yang ada di tubuh Partai Berkarya mempengaruhi keterlibatannya dalam panggung politik 2024 mendatang.

Setelah dinyatakan sebagai parpol yang tak lulus agenda Pemilu, partai ini masih terus memperjuangkan nasibnya.

Gugatan yang dilayangkan juta telah kandas di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Tetapi Partai Berkarya dibawah kepemimpinan Ketua Umum Muchdi Purworandjono tetap mengusahakan agar partainya bisa melewati masa sulit ini dan lulus verifikasi administrasi.

"Partai kami masih ada upaya hukum, kami tetap menunggu sampai hasil gugatan ini inkrah di Mahkamah Agung," ucap Ketua DPD Berkarya Makassar Nasir Rurung, Jumat (9/9/2022).

Kata anggota DPRD Makassar ini, para kader sudah diberikan penguatan agar tetap solid.

Meski ada pernyataan terkait kader yang diminta pindah partai dari kubu sebelah (Tomy Soeharto), namun para kader diimbau untuk tidak terpengaruh dengan pernyataan tersebut.

Selagi DPP masih mengusahakan langkah hukum yang ditempuh, kader di daerah tetap solid.

"Kami di Makassar masih utuh, kepengurusan masih lengkap. Ketua umum menyampaikan bahwa kesempatan masih terbuka lebar, jadi kami tetap menunggu keputusan inkrah dari DPP," ujarnya.

Kendati demikian, Nasir belum bisa menyampaikan langkah politik pribadinya pada Pilcaleg mendatang.

Langkah politik bakal diambil setelah adanya keputusan resmi hasil gugatan di MA.

"Sekali lagi nanti setelah putusan inkrah, kami masih kader," tegasnya.

Sebagai ketua partai, ia harus tetap mengokohkan para kader agar semangatnya tak kendor ditengah guncangan gejolak internal partai.

Diketahui, Partai Berkarya Makassar berhasil mendudukkan satu calegnya di DPRD Makassar pada 2019 lalu.

Di DPRD Makassar, Berkarya gabung dengan fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved