Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Anggaran Perjalanan Dinas BPBD Makassar Ditambah, Legislator Nasdem: Kehadiran Kalian Layani Rakyat!

Dalam draf Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022, Anggota Banggar DPRD Makassar Mario David Pn mempertanyakan hal tersebut.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Abd Azis/Tribun Timur
Ketua Bappilu DPD Partai Nasdem Kota Makassar Mario David PN bersama istri di ruang Ketua DPRD Makassar belum lama ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar soroti pengurangan belanja logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar.

Dalam draf Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022, Anggota Banggar DPRD Makassar Mario David Pn mempertanyakan hal tersebut.

Menurutnya, belanja logistik seharusnya menjadi prioritas karena berhubungan kebencanaan dan masyarakat banyak.

Namun, dalam usulan APBD 2022, anggaran yang dinaikkan justru hal-hal berhubungan internal BPBD.

Diantaranya, penambahan anggaran surat menyurat hingga penambahan SPPD atau perjalanan dinas.

“Kehadiran kalian ini melayani masyarakat bukan untuk diri sendiri,” kata Anggota Komisi D DPRD Makassar ini, Senin (5/9/2022).

Stok logistik kata legislator Nasdem Makassar ini harus diperbanyak karena bencana tidak bisa diprediksi kapan datangnya.

Baca juga: Danny Pomanto Geram Serapan APBD Makassar Anjlok, Ancam Nonjobkan Pejabat yang Berkinerja Buruk

Baca juga: Anggaran Diskominfo Makassar Bertambah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Malah Dikurangi

Logistik juga bisa disimpan di masing-masing posko atau shelter, sehingga saat terjadi bencana bantuan logistik bisa langsung disalurkan.

Ia mengaku pernah meminta logistik untuk diberikan kepada para korban bencana di Makassar, tapi pegawai BPBD mengaku tak punya stok dan sementara dalam proses pengadaan.

“Kasihan kalau begitu, logistik kalau untuk kepentingan masyarakat itu tidak apa-apa stoknya banyak,” ujar Mario.

Mario mengusulkan anggaran logistik ditambah pada APBD 2022.

Komisi D DPRD Makassar, katanya akan memastikan anggarannya dikawal.

Menanggapi hal itu, Kepala Pelaksana BPBD Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengaku anggaran belanja logistik BPBD bukan dikurangi, tapi ada pengembalian anggaran dari hasil lelang.

Seperti katanya, pengadaan bantuan stimulan, setelah ditender ternyata ada sisa anggaran dari tender itu.

Total pengembalian anggaran senilai Rp250 juta dari Rp1,2 miliar pada APBD Pokok 2022.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved