Kambria Pertahanan Indonesia

PT Kambria Pertahanan Indonesia Kerjasama ST Engineering Singapura Bikin Alat Pertahanan di Maros

Kerja sama meliputi, antara lain, rencana produksi amunisi 40mm, senapan pelontar granat (automatic grenade launcher) dan mortir 120mm

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia (KPI) M Aksa Mahmyd didampingi Direktur Utama PT Kambria Pertahanan Indonesia Widjajanto salam komando dengan bos ST Engineering Singapura usai penandatanganan MoU di sela-sela pameran industri pertahanan DSA di Bangkok, Selasa, 30 Agustus 2022. PT Kambria Pertahanan Indonesia, salah satu unit usaha baru Bosowa, yang berpusat di Maros, Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BANGKOK - Pendiri Bosowa M Aksa Mahmud yang juga pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia (KPI) menghadiri pameran industri pertahanan DSA di Bangkok, Thailand, Selasa, 30 Agustus 2022.

Dalam pameran ini, Aksa Mahmud, didampingi Direktur Utama PT Kambria Pertahanan Indonesia, Widjajanto.

Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia (KPI), M Aksa Mahmyd, menandatangani naskah kerjasama dengan industri pertahanan dengan ST Engineering Singapura, di sela-sela pameran industri pertahanan DSA di Bangkok, Selasa, 30 Agustus 2022. PT Kambria Pertahanan Indonesia, salah satu unit usaha baru Bosowa.
Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia (KPI), M Aksa Mahmyd, menandatangani naskah kerjasama dengan industri pertahanan dengan ST Engineering Singapura, di sela-sela pameran industri pertahanan DSA di Bangkok, Selasa, 30 Agustus 2022. PT Kambria Pertahanan Indonesia, salah satu unit usaha baru Bosowa. (dok.tribun)

Di sela pameran tersebut, Aksa Mahmud dan Widjajanto, menandatangani naskah kerjasama dengan industri pertahanan dengan dengan pihak ST Engineering Singapura.

Kerja sama meliputi, antara lain, rencana produksi amunisi 40mm, senapan pelontar granat (automatic grenade launcher) dan mortir 120mm di PT Kambria Pertahanan Indonesia.

Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia (KPI) M Aksa Mahmyd mencoba salah satu senapan pelontar granat yang diproduksi ST Engineering Singapura di sela-sela pameran industri pertahanan DSA di Bangkok, Selasa, 30 Agustus 2022. Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia kerja sama dengan ST Engineering Singapura untuk pengembangan industri pertahanan
Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia (KPI) M Aksa Mahmyd mencoba salah satu senapan pelontar granat yang diproduksi ST Engineering Singapura di sela-sela pameran industri pertahanan DSA di Bangkok, Selasa, 30 Agustus 2022. Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia kerja sama dengan ST Engineering Singapura untuk pengembangan industri pertahanan (dok.tribun)

PT Kambria Pertahanan Indonesia, salah satu unit usaha baru Bosowa, yang berpusat di Maros, Sulawesi Selatan.

Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia (KPI) M Aksa Mahmyd didampingi Direktur Utama PT Kambria Pertahanan Indonesia Widjajanto bersama  dan bos ST Engineering Singapura usai penandatanganan MoU di sela-sela pameran industri pertahanan DSA di Bangkok, Selasa, 30 Agustus 2022. PT Kambria Pertahanan Indonesia, salah satu unit usaha baru Bosowa, yang berpusat di Maros, Sulawesi Selatan.
Pendiri PT Kambria Pertahanan Indonesia (KPI) M Aksa Mahmyd didampingi Direktur Utama PT Kambria Pertahanan Indonesia Widjajanto bersama dan bos ST Engineering Singapura usai penandatanganan MoU di sela-sela pameran industri pertahanan DSA di Bangkok, Selasa, 30 Agustus 2022. PT Kambria Pertahanan Indonesia, salah satu unit usaha baru Bosowa, yang berpusat di Maros, Sulawesi Selatan. (dok.tribun)

"Di samping tiga produk strategis ini ST juga sepakat untuk membeli produk munisi 5,56mm yang akan diproduksi tahun depan oleh KPI di Maros," tegas Aksa Mahmud.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved