Dewi Yasin Limpo Bebas
Bebas dari Lapas, Dewi Yasin Limpo: Saya Mau Senang-senang Bersama Anak dan Cucu
Menurutnya, semasa ditahan di lapas, momen paling bahagia adalah ketika bersama warga binaan lainnya menghafal ayat suci Al Quran.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Muh. Irham
GOWA, TRIBUN-TIMUR.COM - Dewi Yasin Limpo akhirnya bebas setelah menjalani masa tahananya di Lapas Perempuan kelas II Sungguminasa Jl Bolangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (25/8/22).
Usai bebas, Dewi Yasin Limpo mengatakan akan berfokus kepada anak dan cucunya.
"Sekarang waktunya dulu kangen sama anak-anak, menantu, cucu-cucu utamanya," ujarnya.
Menurutnya, semasa ditahan di lapas, momen paling bahagia adalah ketika bersama warga binaan lainnya menghafal ayat suci Al Quran.
"Momen paling berbahagia adalah ketika dengan seluruh warga binaan menghafalkan ayat suci Al Quran, menghafal, dan melaksanakan program cinta Al Quran," kata dia.
Dewi YL selama di lapas telah menggagas program cinta Al Quran dan senam sehat.
"Ini adalah program nasional di seluruh lapas di Indonesia, itu yang saya cetuskan selama di dalam tahanan mengisi hari-hari kosong dengan banyak ibadah dan membawa bekal ketika kemudian hari kita kembali," ujarnya.
Ia mengaku disenangi oleh warga binaan dan para petugas lapas.
Apalagi menurutnya, selama enam tahun lebih moment kebersamaan bersama warga binaan sulit dilupakan. Banyak suka maupu duka yang dilaluinya
"Mungkin mereka juga sayang sama sama saya, saya pun demikian, bukan petugas saja tapi seluruh warga binaan ibu kalapas, ibu kalapas juga nangis semua. Rasa bahagia karena 6 tahun lebih sama-sama pasti," katanya
Dewi belum berpikir tentang apa yang akan dilakukannya.
Begitupula dengan persoalan akan terjun kembali di dunia politik.
Dewi sekarang hanya ingin berkumpul dengan keluarga dan anak serta cucunya.
"Saya mau dulu senang senang sama anak-anak, cucu-cucu di usia saya yang 63 tahun ini, saya harus lebih dekat dengan cucu-cucu," ucapnya.
"Kita serahkan, Allah punya skenario lebih baik, kita serahkan. Allah yang atur, kita selalu mohon yang terbaik yang Allah berikan," sambungnya.