Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PT GMTD Tbk

Tanjung Bunga Kota Mandiri Dulu, Kini, dan, Nanti

Kawasan Tanjung Bunga Makassar yang saat ini terlihat megah, cantik dan menyejukkan pandangan, tentu tidak berdiri begitu saja.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sukmawati Ibrahim
Tanjung Bunga
Penampakan show unit Rolling Hills hunian Tanjung Bunga, besutan arsitektur kelas dunia pemenang penghargaan internasional Alex Bayusaputro. Hunian dua lantai ini mengusung desain modern dengan konsep terbuka dan jendela besar. Tepat di samping Rollong Hills berdiri Marketing Gallery Tanjung Bunga yang dikemas apik serta dilengkapi kafe Instagramble. 

Eka sapaannya menambahkan, tujuan pembangunan adalah menjadikan Tanjung Bunga sebagai Kota Percontohan di Masa Depan.

“Kami memiliki visi, yaitu membangun model percontohan bagi sebuah kota masa depan," kata Eka Firman.

"Untuk mencapainya, tentu tak mudah. GMTD menciptakan komunitas yang lebih baik melalui pengembangan kota layak huni dan berkelanjutan untuk menjadi perusahaan pengembang perumahan yang paling kompetitif,” Eka menambahkan.

Melalui visi dan misi itu, PT GMTD Tbk terus menghadirkan produk-produk inovatif, aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kota Mandiri

Kawasan Kota Mandiri Tanjung Bunga yang berada di sebelah Barat Kota Makassar terekam kamera drone. Hingga saat ini, di kawasan Tanjung Bunga telah memiliki kurang lebih 80 produk dengan total hunian berkisar 8000 unit di antara Makassar dan Gowa. Di samping itu, kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kota mandiri dan kota masa depan.
Kawasan Kota Mandiri Tanjung Bunga yang berada di sebelah Barat Kota Makassar terekam kamera drone. Hingga saat ini, di kawasan Tanjung Bunga telah memiliki kurang lebih 80 produk dengan total hunian berkisar 8000 unit di antara Makassar dan Gowa. Di samping itu, kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kota mandiri dan kota masa depan. (Tanjung Bunga)

Salah satu upaya PT GMTD Tbk menjadikan Tanjung Bunga sebagai Kota Mandiri adalah mengubahnya menjadi ruang strategis, bahkan bebas akses ke mana pun.

Jika dahulu jarak waktu tempuh dari kawasan Tanjung Bunga ke jantung kota Makassar berkisar puluhan menit.

Saat ini, masyarakat hanya membutuhkan lima menit untuk sampai ke Icon Makassar, seperti Pantai Losari.

Sementara untuk ke Pelabuhan maupun ke Jalan Tol, jarak waktu tempuh hanya kurang lebih 10 menit.

Selain itu, berbagai fasilitas telah hadir, diantaranya, Rumah Sakit Siloam Makassar, Sekolah Dian Harapan, Mal TSM Makassar, Mal Phinisi Point, Hotel The Rinra, Hotel Gammara, Upperhills, Pantai Akkarena, GTC, Masjid, Gereja, Pusat kuliner, dan masih banyak lagi hal penunjang kota mandiri lainnya.

Salah satu penghuni kawasan Tanjung bunga, Anthony Susanto, mengungkapkan kegembiraannya selama bermukim di kawasan itu sejak empat tahun lalu.

“Kami sangat senang bermukim di Tanjung Bunga karena tenang dan jauh dari arus kemacetan lalu lintas dan kemacetan. Selain itu, kami merasa terbantu dengan fasilitas yang dihadirkan oleh PT GMTD, seperti tempat makan, rekreasi, bahkan perbaikan jalan,” ungkapnya.

Warga Cluster Mediteranean Raya ini berharap, Tanjung Bunga semakin berkembang ke depannya.

“Kami berharap agar Tanjung Bunga dapat terus berkembang dan berinovasi menjadikannya sebagai kota mandiri. Kalau bisa sampai menjadi kota percontohan di seluruh Indonesia,” harapnya.

Tak hanya itu, demi mewujudkan kota mandiri di masa depan, PT GMTD Tbk pun menghadirkan rumah yang sesuai kebutuhan masa kini, seperti konsep smart home.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved