Kelapa Sawit

DPRD Luwu Timur Minta Dinas Pertanian Awasi Koperasi yang Kelola Program Peremajaan Sawit

Dalam program ini, petani sawit dimasukkan ke dalam koperasi. Dana petani sawit ini masuk lewat koperasi.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Muh. Irham
ist
Anggota Komisi II DPRD Luwu Timur, Abdul Munir Razak 

MALILI, TRIBUN-TIMUR.COM - Komisi II DPRD Luwu Timur meminta dinas pertanian mengawasi ketat koperasi yang mengelola program peremajaan sawit rakyat (PSR).

Dalam program ini, petani sawit dimasukkan ke dalam koperasi. Dana petani sawit ini masuk lewat koperasi.

Anggota Komisi II Abdul Munir Razak mengatakan, kontrak yang ditandatangani petani dengan koperasi semua harus diketahui.

Baik dana dan luasan lahan petani yang masuk dalam koperasi tersebut.

Hal ini untuk memudahkan proses pengawasan.

Bila ada temuan, bisa langsung dilaporkan ke aparat hukum.

"Tugas kita bersama untuk mengawasi karena pekerjaan ini adalah bantuan yang masuk ke daerah kita dalam rangka membantu petani sawit kita,” kata Munir, Selasa (2/8/2022).

Diharapkan, program PSR bisa bisa menunjang perekonomian petani sawit yang ada di Luwu Timur.

"Tidak boleh kita lepas ini, kan kontraknya dengan koperasi, dananya masuk ke koperasi. Dan itu nanti bisa cair setelah ditandatangani dari yang menerima pekerjaan ini,"

"Dan kesepakatan kontrak itu kita juga harus tahu," ujar Munir.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved