Legislator DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli Nilai Program Lorong Wisata Terkesan Dipaksakan
anggota DPRD Makassar ini juga menyoroti progres pengerjaan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Penulis: Siti Aminah | Editor: Waode Nurmin
Bukan hanya Dinas PU, OPD teknis lainnya juga diminta untuk memaksimalkan kinerjanya untuk program longwis.
"Diskominfo CCTV nya, Dinas Perhubungan jalan penghubungnya, kalau dinas PU drainasenya, Dispar lorong wisatanya, ada semua tupoksinya," ujarnya.
"Itu ada penilaian khusus untuk mewakili sulsel. Setengah mati kalau (granit) dalam waktu dekat," sambungnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Zuhaelsi Zubir mengklaim telah mengeksekusi lorong wisata.
Pekerjaan fisik telah dilakukan beberapa waktu lalu.
Diantaranya pengerjaan jalan, penanganan paving hingga perbaikan drainase.
"Saat ini Dinas PU sudah lakukan pekerjaan fisik di lorong wisata yang tersebar di beberapa titik," ucapnya saat ditemui di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (1/8/2022).
Helsi-sapaannya menjelaskan, ada 46 lorong wisata yang akan dilaunching pada 17 Agustus mendatang.
Sejauh ini, sudah ada 18 titik yang disentuh oleh Dinas PU.
Penanganannya pun berbeda, ada yang drainasenya dikeruk, ada yang diperluas, ada juga yang sudah mulai penataan paving.
"Kita lihat lokasi, sudah ada beberapa titik yang terpasang entrance granit," sebutnya.
Ia mengaku, adanya perubahan konsep dari paving biasa menjadi lantai granit di area lorong menjadi salah satu kendala dalam menjalankan program ini.
"Soal meterial, jadi kita buat kembali dokumennya untuk diganti menjadi lantai granit," paparnya. (*)