Mahasiswi UMI Meninggal
Cerita Ayah Zhafirah yang Meninggal Usai Jalani Pengkaderan di Malino, Almarhumah Dikenal Religius
Zhafirah meninggal saat mengikuti pengkaderan senat fakultas di Malino, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Minggu (25/7/2022).
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Muh. Irham
MAROS, TRIBUN-TIMUR.COM - Suasana duka masih menyelimuti kediaman mahasiswi FKM UMI, Zhafirah Azis Syah di Perumahan Maros Regency Blok E5, Turikale, Maros
Zhafirah meninggal saat mengikuti pengkaderan senat fakultas di Malino, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Minggu (25/7/2022).
Pantauan langsung Tribunmaros.com, sebuah karangan bunga dari KSR PMI UMI terlihat mejeng di halaman rumah gadis berusia 20 tahun itu.
Tenda putih berdiri dengan beberapa kursi yang tertata di bawahnya.
Kedua orang tuanya pun terlihat tabah menghadapi kejadian yang menimpa putri tunggalnya itu.
Sang ayah, Abdul Aziz, sambil menahan air mata, mengenang bagaimana sosok putrinya itu.
Ia mengatakan, Zhafirah merupakan sosok yang religius, penyabar dan juga dekat dengannya.
"Sampai umur 20 tahun pun dia masih tidur dengan saya. Dia tidur di atas ranjang, saya di bawah," ujarnya.
Tak ada firasat maupun pertanda yang dirasakan oleh Aziz, kepergian anaknya begitu mendadak.
Abdul Aziz mengaku sudah mengikhlaskan kepergian putrinya.
Meski begitu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib terkait dengan penyebab pasti kepergian putrinya.
"Pada dasarnya saya menerima kepergian Zhafirah sebagai sebuah takdir. Hanya saja ada kecurigaan kami mengenai penyebab kematiannya yang tidak wajar, namun kami mempercayakan sepenuhnya kepada pihak berwajib, " sebutnya.
Kematian putrinya, dirasa Aziz, sangat mencurigakan.
Meski tidak ditemui luka di bagian luar, namun pakaian yang digunakan putrinya dipenuhi lumpur, mulai dari celana hingga jilbab.
"Kemudian timbul pertanyaan, kenapa bisa ada lumpur pada bagian punggung dan di kepala, apakah sang anak ini digulung, atau direndam?," tuturnya.
Ia mengatakan Zhifira izin meninggalkan rumah kepada pada Jumat (22/7/2022).
Berdasarkan surat izin kampus, Zhafira dijadwalkan pulang Minggu (24/7/2022).
"Surat izinnya dari hari Jumat, Minggu dijawalkan pulang. Ternyata hari Minggu sudah berpulang betul," kata Azis berupaya tegar.
Ia pun berharap, kejadian serupa tak lagi terulang dan menimpa orang lain.(*)