Eksekusi Lahan

Dihadiri Ratusan Massa, Rencana Eksekusi Lahan di Jl AP Pettarani Diwarnai Ketegangan

Ratusan massa berunjukrasa di depan salah satu showroom mobil Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (11/7/2022) siang.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
MUSLIMIN/TRIBUN TIMUR
Kolase ratusan massa berunjukrasa di depan salah satu showroom mobil Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (11/7/2022) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan massa berunjukrasa di depan salah satu showroom mobil Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (11/7/2022) siang.

Mereka membakar ban hingga mengakibatkan ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan.

Informasi diperoleh, kehadiran massa itu terkait rencana pembacaan putusan eksekusi Pengadilan Negeri Makassar yang kabarnya dimenangkan pihak penggugat.

Rencana pembacaan eksekusi itu pun mendapat penolakan dari tergugat yang menghadirkan massa sejak pagi.

Sejumlah petugas keamanan dari Kepolisian Resor Kota Besar Makassar pun bersiaga di lokasi.

Kehadiran ratusan polisi itu, untuk mengantisipasi terjadinya keributan.

Dari dua kelompok massa yang hadir, pihak kepolisian dan pengadilan pun mediasi dengan mempertemukan kedua pihak.

"Tadi sudah dipertemukan antara kuasa hukum kedua belah pihak, namun tidak ada titik temu," kata Humas Pengadilan Negeri Makassar, Sibali kepada wartawan.

"Pihak kuasa hukum tergugat tetap akan melakukan perlawanan hukum," sambungnya.

Khawatir terjadi keributan massa, PN Makassar kata Sibali pun memutuskan mengundur sementara waktu proses pembacaan putusan eksekusi.

"PN Makassar mempertimbangkan hal-hal yang akan berdampak luas terhadap masyarakat. Tapi kami secara institusi hanya mengawal putusan pengadilan," ujar Sibali.

"Kami hadir di sini atas nama negara. Kami tidak berani eksekusi tanpa pertimbangan aparat keamanan," jelasnya.

Mengetahui rencana pembacaan eksekusi diundur sementara waktu, massa pun perlahan membubarkan diri.

Pantauan pukul 12.05 Wita, massa yang berkerumun sudah tidak berada di lokasi dan arus lalu lintas pun perlahan lancar. (*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved