Bantaeng Bakal Punya PLTB & PLTS, Anggaran Dibutuhkan Rp2,8 triliun

Ilham Azikin meminta agar kedua perusahaan ini menyusun daftar list kebutuhan perizinan untuk proyek-proyek ini.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, saat menghadiri kegiatan perjanjian kerjasama dengan dua perusahaan, di Studio Mall Pelayanan Publik (MPP), Rabu (6/7/2022). 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Dua perusahaan energi skala nasional meneken perjanjian kerja sama dengan Pemkab Bantaeng.

Kegiatan itu berlangsung di Studio Mall Pelayanan Publik (MPP), Rabu (6/7/2022).

Kedua perusahaan itu adalah PT Binatek Reka Energy dan PT Pasifik Jaya Utama.

Kedua perusahaan ini memang sedang merancang pembangkit listrik terbarukan di Bantaeng.

Di antaranya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Perjanjian kerja sama ini diawali dengan persentase dari President Director PT Voith Hydro Indonesia, Abhisek Mehta.

PT Voith sendiri sedang menjajaki peluang potensi pembangkit listrik tenaga air di beberapa titik di Kabupaten Bantaeng.

Direktur Utama PT Binatek Reka Energy, Erwin Jahja dalam kesempatan itu, mengatakan, pihak Binatek telah melakukan studi kelayakan terkait dengan rencana pengembangan PLTB dan PLTS itu.

Dia menyebut, untuk tahap ini, PT Binatek akan fokus untuk mengembangkan PLTS di kawasan Pa'jukukang.

"Ada beberapa project yang akan kita develop di Bantaeng. Tetapi kita akan fokus untuk pengembangan PLTS ini," jelas dia.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved