Opini Rustan Ambo Asse

Kisah Dokter Tajrin: Bertumbuh di Antara Jalan Terjal dan Impian

Dari kota Makassar dia berangkat untuk mendaftar pendidikan Dokter Gigi Spesialias Bedah Mulut dan Maksilofasial di UNPAD.

DOK PRIBADI
drg Rustan Ambo Asse SpPros, penulis opini Kisah Dokter Tajrin: Bertumbuh di Antara Jalan Terjal dan Impian. 

Cobaan berikutnya dihadapi juga sangat berat, dirinya mengalami kecelakaan saat olahraga dan patah tulang bagian eksterimitas sehingga mengharuskan dirinya istirahat kurang lebih 2 semester.

Sebagai penulis kisah ini, saya menebak dan mungkin seratus persen benar bahwa Dokter Tajrin bukan tipe "melankolis" yang ingin kisah hidupnya yang sedih-sedih itu diungkap dalam sebuah tulisan.

Tapi saya memberanikan menulis ini dan mencoba menerjemahkan kisah itu sebagai sebuah gambaran nyata sebuah mimpi bisa terwujud jika diperjuangkan dengan gigih dan berani.

Bahwa bagaimana sebuah mimpi pada akhiranya dikemudian hari menjadi inspirasi bagi banyak orang dan dengan kapasitasnya sebagai dosen FKG Unhas mampu menjadi salah satu pendorong dan berkontribusi positif dalam kemajuan instutusi FKG Unhas dan RSGMP Unhas.

Dalam kisahnya yang lain, dia menuturkan bahwa konon ketika menempuh pendidikan spesialis di Unpad, dia takjub dengan perkembangan teknologi dan tata laksana pasien dalam proses pendidikan di PPDGS BM Unpad.

Dia sangat terinspirasi dengan Prof Tet dan gurunya yang lain dan bertekad mempelajari sistem pendidikan yang dia tempuh dan bercita-cita ingin membuka PPDGS BM di FKG Unhas dengan kurikulum yang berlaku sesuai aturan pemerintah saat itu namun belum diterapkan oleh seluruh center pendidikan bedah mulut di Indonesia yaitu sekitar 10-12 semester.

Namun Permenristek Dikti tahun 2018 tentang standar Pendidikan Kedokteran boleh 8 semester.

Sehingga saat ini PPDGS BM Unhas sejak dibentuk menganut standar pendidikan 8 semester tentu selain pertimbangan regulasi yang ada juga untuk menjawab tantangan konsepsi pendidkan spesialis yang ideal, tidak menyita waktu terlalu banyak dan korelasi pertimbangan produktivitas kerja seorang dokter gigi spesialis bedah mulut.

Titik balik perjuangan seorang dokter tajrin memberikan pesan berarti terutama bagi anak muda, bagaimana dia mampu keluar dari rentetan hambatan yang tak mudah ketika menempuh pendidikan.

Tuhan tak memberi beban yang tak bisa ditanggung oleh seorang hamba. Hal itu kemudian terjawab ketika pada masa-masa sulit perjuangan menyelesaikan tesis dengan membutuhkan biaya yang cukup besar.

Usulan hibah penelitian dari Dikti diterima dan hal itu tentu memudahkan jalannya untuk menyelesaikan tesisnya yang memang membutuhkan biaya cukup besar.

Kini sekumpulan mimpi-mimpi dan harapan itu mulai terwujud. Kemampuan leadership sebagai direktur RSGMP dan kerja sama tim yang solid dari para staff RSGMP Unhas mampu menjaga amanah akreditasi paripurna oleh KARS untuk diterjemahkan dalam pelayanan RSGMP yang terus berproses menjadi lebih baik.

RSGMP Unhas terakreditasi sebagai RSGM pendidikan pertama oleh Kementerian Kesehatan di antara perguruan tinggi negeri lain di Kemendikbud.

Bahwa kelak harapanya mahasiswa FKG Unhas baik S1, profesi maupun program spesialistik dapat semakin maju ke depan.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved