Abdul Hayat Gani Kini Jadi Plh Gubernur Sulsel, Ada Apa dan ke Mana Andi Sudirman Sulaiman?
Pemangku jabatan Gubernur Sulsel untuk sementara waktu berganti dari Andi Sudirman Sulaiman ke Abdul Hayat Gani.
Belum diketahui, berapa lama dia harus menunggu agar bisa ke Tanah Suci bersama dengan Naoemi Octarina.
Di Sulsel, antrean haji reguler bisa mencapai 40-an tahun.
Saat orang nomor 1 di Pemprov Sulsel itu akan naik haji, Tribun-Timur.com mencoba bertanya soal jalur digunakan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel.
Namun, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail mengaku tidak mengetahui terkait keberangkatan Andi Sudirman Sulaiman ke Tanah Suci.
Andi Sudirman Sulaiman, kata dia, tidak tercatat di pemberangkatan JCH reguler pada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar.
"Kami tidak tahu juga tentang keberangkatan haji pak Gubernur. Tidak ada di pemberangkatan reguler," kata Ikbal Ismail saat dihubungi jurnalis Tribun-Timur.com, Wahyudin Tamrin, Jumat (24/6/2022).
Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar itu juga tidak ingin menjelaskan lebih jauh terkait keberangkatan haji Andi Sudirman Sulaiman.
"Silakan tanya langsung saja sama Pak Gubernur," kata Ikbal Ismail.
Jalur ibadah haji
Di Indonesia, ada 3 jalur untuk naik haji, yakni jalur reguler, jalur khusus atau haji plus, dan jalur nonkuota.
Bagi yang memilih jalur reguler, harus antre puluhan tahun untuk bisa menunaikan haji.
Sementara, bagi yang ingin naik haji melalui jalur khusus atau haji plus tak perlu antre lama.
Antrenya cukup setahun atau lebih dan perjalanan hajinya juga lebih singkat dibanding jalur reguler, namun harus membayar ratusan juta rupiah.
Pelayanan didapatkan jamaah haji khusus juga lebih istimewa, nginapnya di hotel berbintang.
Bagi jamaah haji jalur nonkuota, keberangkatannya menggunakan jalur sisa-sisa pengelolaan haji mandiri yang dilakukan individu dan kelompok agama sebelum diambil alih pemerintah dan disisi lain peluang bisnis travel haji.