Piala Presiden 2022

Suporter PSM Kecewa dengan Keputusan Wasit, Ada Teriakan Mafia

Seratus suporter PSM Makassar hadir di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (15/6/2022).

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Fotografer PSM, Adhiaksa Mursalim
Suporter PSM saat hadir di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur di laga lawan Persikabo 1973, Rabu (15/6/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seratus suporter PSM Makassar hadir di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (15/6/2022).

Mereka hadir untuk menyaksikan laga PSM melawan Persikabo 1973 dalam lanjutan penyisihan Group D Piala Presiden 2022.

Mereka tiba sejak pukul 13.00 WIB atau 14.00 Wita. Memakai baju merah dengan syal serta atribut untuk mendukung Laskar Pinisi dari pinggir lapangan.

Spanduk berwarna putih dengan tulisan PSM Is Back dengan warna merah dipasang di Tribun Gate A, tempat para suporter PSM.

Baca juga: Persaingan Grup D Babak Penyisihan Piala Presiden 2022 Makin Ketat

Baca juga: Gol Penalti Kontroversi Rebut Poin PSM

Sejak pemain pemanasan, para suporter sudah membakar semangat pemain dengan melantunkan yel-yel disertai suara drum.

Begitu pun ketika kick off pertandingan di mulai. Para suporter PSM dari Makassar, Malang, Surabaya dan Jabodetabek tak henti-hentinya menyemangati seluruh pemain.

Silih berganti yel-yel maupun nyanyian selalu digelorakan. Teriakan pun kerab dikeluarkan ketika PSM mendapatkan peluang dan nyaris mencetak gol.

Namun, mimpi buruk dihadapi PSM di menit 89 setelah Ananda Raehan menjatuhkan striker Persikabo, Gustavo.

Wasit, Mansyur langsung menunjuk titik putih tanpa berkoordinasi dengan asisten wasit.

Keputusan penalti sangat kontroversi lantaran Gustavo dijatuhkan di luar kotak penalti. Namun, wasit asal DKI Jakarta ini tetap menilainya penalti.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved