Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub 2024

Eks Tim Pemenangan IAS di Pilgub 2013 Masih Solid di Luwu Utara

Didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Luwu Utara, Ansar Akib, IAS memperkenalkan diri sebagai mantan Walikota Makassar dua periode.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sukmawati Ibrahim
TIM IAS
Warga Luwu Utara mengajak Ilham Arief Sirajuddin (IAS) selfie di pelataran Teras Adira Coffee and Eatery, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Rabu (8/6/2022) sore. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Ilham Arief Sirajuddin (IAS) berada di Kabupaten Luwu Utara, Rabu (8/6/2022).

Setidaknya ada tiga titik didatangi IAS sejak sore hingga malam.

Sore hari, mantan Walikota Makassar dua periode menemui masyarakat Bumi Lamaranginang di Teras Adira Coffee and Eatery, Jl Sultan Hasanuddin, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh politik, masyarakat hingga pemuda hadir.

Diantaranya, Irwan Thamsi, Master Campaign (MC) pasangan terpilih Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (Bisa) pada Pilkada Luwu Utara 2020 lalu.

Setelah pertemuan di Teras Adira, IAS menemui rombongan jamaah umrah yang baru pulang dari Arab Saudi di Masjid Sitangnga, Jl Muh Hatta, Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba.

Didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Luwu Utara, Ansar Akib, IAS memperkenalkan diri sebagai mantan Walikota Makassar dua periode.

Sekaligus menyampaikan keinginannya maju pada Pilgub Sulsel 2024.

"Saya Ilham Arief Sirajuddin, mungkin ada yang belum kenal, saya mantan Walikota Makassar dua periode," ucap IAS dengan menggunakan pengeras suara.

Suami Aliyah Mistika Ilham mengigatkan jamaah, dirinya pernah maju berpasangan dengan Abdul Aziz Qhahar Mudzakkar di Pilgub 2013.

Namun ketika itu, IAS-Aziz kalah dari pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang.

"Insya Allah, Pilgub manti saya akan kembali maju, semoga perjuangan ke depan berhasil," papar politisi yang kembali bergabung dengan Partai Golkar.

Sebelum meninggalkan masjid, IAS berfoto dengan jamaah.

IAS lalu bergeser ke Hotel Bukit Indah yang hanya berjarak sekitar 150 meter dari Masjid Sitangnga.

Di sana, IAS telah ditunggu puluhan pemuda.

Sebagian besar dari mereka adalah loyalis dan tim IAS pada Pilgub 2013.

Di tengah perbincangan santai, IAS mengaku sengaya bergerilya lebih awal karena ingin menemui orang-orang yang pernah berjuang bersamanya.

Kendatipun perjuangan ketika itu berbuah kekalahan.

"Sengaja jauh-jauh hari saya jalan, karena paling tidak mengigatkan kepada orang yang sudah pernah berjuang dengan saya," ucapnya.

"Waktu itu saya belum berhasil dan saya akan kembali maju, modal utama perjuangan adalah kekompakan dan kebersamaan," tuturnya.

IAS akui, Luwu Raya yang terdiri dari Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Palopo merupakan salah satu wilayah yang menjadi basisnya.

"Kekuatan politik saya salah satunya di Luwu Raya, Pilgub 2013 lalu saya meraih 300 ribu lebih suara," beber dia.

Eks tim IAS-Aziz, Hasrul, mengaku masih setia dengan IAS.

Ia pun mengapresiasi langkah IAS yang melakukan konsolidasi sejak dini.

"Kami masih setia dan solid ke pak IAS, kami siap memenangkan beliau jika maju Pilgub Sulsel 2024," paparnya.

Senada dikatakan mantan Sekretaris Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya, Adnan.

"Kami tetap setia ke IAS, masyarakat Sulsel butuh pemimpin yang punya karakter seperti IAS," tandasnya. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved