Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Danny Pomanto Dibully Gara-gara Jalan Rusak, Dinas PU Sibuk Bangun Rumah Pejabat

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, memanggil seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke kediamannya, Jl Amirullah, Sabtu (28/5/2022) malam.

SITI AMINAH/TRIBUN TIMUR
Wali Kota Makassar Danny Pomanto menyoroti kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, memanggil seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke kediamannya, Jl Amirullah, Sabtu (28/5/2022) malam.

Camat, kepala dinas hingga direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Makassar dipanggil untuk evaluasi kinerja.
Seluruh kepala OPD diberi kesempatan melaporkan progres kerjanya selama lima bulan berjalannya tahun anggaran 2022.

Dimulai dari Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), Helmy Budiman. Dilanjutkan secara bergilir oleh pejabat lainnya.

Di hadapan para pejabatnya, Danny mencak-mencak menyoroti kinerja OPD yang lamban. Yang paling disorotinya, adalah kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU). Sebab realisasi anggarannya paling rendah, hanya 1,84 persen.

"Saya ingatkan kepada SKPD yang anggarannya masih kurang, seperti PU. Kenapakah tidak ditender (proyek)," ucap Danny dengan nada tinggi.

Menurutnya, kondisi jalan di Makassar sangat memprihatinkan, banyak yang berlubang dan rusak parah. Termasuk Jl Antang Raya yang tiap hari dikeluhkan masyarakat.

"Yang lambat itu cara berpikirnya kita. Paling tidak bicara sama balai (jalan) kenapa terlalu lama rusak ini jalanan. Tanggung jawabmu itu. Tidak enak sekali itu di Facebook diposting semua jalan Makassar rusak, kecuali Jalan Amirullah (kediaman pribadi Danny). Saya tersinggung sekali," ungkapnya.

"Kelemahan besar di PU ini adalah perencanaan. Terlalu lamako’ barangkali di PU jadi bosan-bosan mako’ juga kasih jalan program," tambahnya.

Danny juga menyoroti kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sebab, revolusi pendapatan sesuai visi misi pemkot tidak berjalan.

"Harus ada terobosan, kita kan mau lihat revolusi pendapatan, saya lihat belum terasa ini revolusi pendapatan," katanya.

Wali Kota Makassar dua periode ini juga mempertanyakan kinerja dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) terkait dengan pengadaan CCTV.

Susah Koordinasi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Zuhaelsy Zubir, mengakui progres kegiatan di dinas yang dipimpinnya sangat lamban. Ada beberapa penyebabnya, utamanya sumber daya manusia (SDM) yang susah diajak berkoordinasi.

Zuhaelsy mengungkap, ada empat jabatan eselon III, terdiri dari sekretaris dan tiga kepala bidang yang masih diisi oleh pelaksana tugas. Ia berharap resetting segera dilakukan untuk mengisi jabatan lowong.

"Semoga resetting cepat dilakukan, karena masih ada beberapa posisi kepala bidang yang masih Plt," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved