Opini Hamdiah
Hadirkan Pendidikan Berkualitas
Pendidikan termasuk ke dalam salah satu hal yang penting dalam kehidupan seseorang.
Oleh: Hamdiah
Mahasiswi Universitas Negeri Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pendidikan termasuk ke dalam salah satu hal yang penting dalam kehidupan seseorang.
Pendidikan juga sering kali dijadikan sebagai tolak ukur kualitas diri setiap orang.
Namun pendidikan di Indonesia bisa dikatakan masih jauh dari kata berkualitas.
Ditambah beberapa tahun terakhir pendidikan di Indonesia mengalami pasang surut akibat wabah Covid-19.
Pendidikan memiliki peran penting untuk membangun bangsa. Kemajuan pada sektor pendidikan tentunya akan membawa kemajuan pada sektor-sektor lain dalam suatu bangsa itu sendiri.
Sesuai dengan tujuan pendidikan yakni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, hal ini tercantum dalam Undang-undang dasar 1945.
Akan tetapi, hal demikian tampaknya belum terealisasikan dengan baik di negara Indonesia.
Hal tersebut dikarenakan kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan.
Menilik dari tingkat dunia, posisi Indonesia dari segi sistem dan kualitas pendidikan masih jauh dari peringkat terbaik, dan membutuhkan banyak pembenahan.
Hal ini termuat dalam data yang dipublikasikan oleh World Population Review yakni tingkat pendidikan Indonesia berada pada peringkat ke-54 pada tahun 2021 lalu dari total 78 negara yang termasuk dalam pemeringkatan tingkat pendidikan dunia.
Dari hal yang dipaparkan di atas berarti bahwa indeks dan kualitas pendidikan di Indonesia masih kurang, sehingga pendidikan di Indonesia memerlukan pembenahan.
Dalam hal ini tentunya sudah menjadi tugas para pemimpin dibidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Tetapi berbagai usaha yang dikerahkan dari pergantian menteri ke menteri yang lain, hingga berbagai aturan-aturan baru yang ditetapkan dalam bidang pendidikan belum ada yang memberikan perubahan secara signifikan, hal ini tentu sangat disayangkan terlebih sejak adanya musibah yang melanda Indonesia yakni virus Covid-19.
Hampir seluruh sektor di negara Indonesia ter dampak oleh wabah ini, tak terkecuali pada sektor pendidikan.
