Opini Hamdiah
Hadirkan Pendidikan Berkualitas
Pendidikan termasuk ke dalam salah satu hal yang penting dalam kehidupan seseorang.
Sejak wabah ini melanda menteri pendidikan memberi solusi diberlakukannya pembelajaran secara tatap maya atau pembelajaran daring (dalam jaringan).
Hal ini dijalani oleh seluruh instansi pendidikan di Indonesia lebih kurang dua tahun lamanya.
Namun, proses pembelajaran saat itu tidak efektif sama sekali dikarenakan banyak ketidaksiapan akan berlakunya proses pembelajaran seperti itu.
Contohnya sekolah-sekolah yang sarana dan prasarananya belum lengkap, ditambah dengan tenaga pendidik yang kebanyakan tidak memiliki keahlian di bidang teknologi yang canggih.
Tidak hanya itu, juga banyak peserta didik yang tidak mampu memiliki alat penunjang untuk mengikuti proses pembelajaran.
Mungkin hal ini tidak berlaku di kota-kota besar, tapi bagaimana dengan sekolah-sekolah yang berada di pedesaan, tentunya hal ini perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Sejalan dengan kepemimpinan Indonesia dalam presidensi G20 Education Working Group (EdWG) 2022 yang dalam forum tersebut ada empat isu pendidikan yang akan dibahas oleh anggota G20, diantaranya ialah kualitas pendidikan untuk semua.
Kesempatan ini tentunya akan membantu dan memberi dampak yang baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Akan tetapi, untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas di Indonesia bukanlah sesuatu yang akan mudah dilakukan, juga masih banyak hal yang perlu diperhatikan sebelumnya: pertama, sarana serta infrastruktur sekolah.
Masih banyak sekolah-sekolah yang perlu pembenahan dari sarana dan infrastrukturnya, terlebih dengan sekolah-sekolah yang ada di pelosok, yang selalu teralihkan dari pandangan pemerintah.
Kedua, kualitas tenaga pendidik, mengapa demikian, karena pendidikan berkualitas tidak hanya semata-mata berasal dari apa yang diperoleh pelajar diakhir, namun pendidikan yang berkualitas juga harus mementingkan keterampilan atau potensi guru dalam memberikan pelajaran.
Guru, sebagai ujung tombak pendidikan, harus benar-benar paham dan mampu mentransformasikan ilmu yang dimiliki dengan baik.
Tetapi jika menilik kembali, masih banyak guru di luar sana yang sekedar hanya memberikan materi tanpa penjelasan, masuk kelas memberikan tugas, absen dan selesai.
Hal ini tentunya tidak akan memberikan dampak dalam meningkatkan kualitas pendidikan, justru akan semakin membuat pendidikan di Indonesia menurun kualitasnya.
Ketiga, masyarakat Indonesia masih memerlukan edukasi mengenai manfaat dan seberapa pentingnya pendidikan bagi diri setiap orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-sekolah.jpg)