Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UTBK SBMPTN 2022

Waduh, Terindikasi Curang di UTBK Unhas, Enam Orang Diserahkan ke Polisi

Sebanyak enam orang terindikasi curang diserahkan panitia UTBK Unhas ke pihak Polrestabes Makassar.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Humas Unhas
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mulai berlangsung, Minggu (572020) kemarin. Pusat UTBK Unhas menyelenggarakan ujian pada 14 lokasi dan 72 ruang ujian yang disiapkan pada lokasi-lokasi tersebut. 

"Sebelumnya kan, petugas keamanan diberitahu ruangan pengawasannya semalam sebelum ujian. Jadi ada oknum menunggu info itu, misalkan ada klien mau dibantu di ruangan tertentu, mereka menghubungi petugas keamanan kami. Sayangnya ada yang tergoda," jelas Ishaq Raham

"Untuk meminimalisir, kini petugas keamanan tidak tau lokasi bertugasnya hingga pagi hari jelang pelaksanaan. Jadi, di apel pagi baru disampaikan ruangannya," lanjutnya.

Dari hasil Investigasi internal, Ishaq menjelaskan bahwa mereka terlibat usai di iming-imingi oleh pihak luar yang menjanjikan kelulusan.

Ia pun memastikan bahwa itu merupakan sebuah penipuan.

"Kita akan maksimalkan kampanye publik agar masyarakat tidak tertipu dan tergiur dengan iming-iming seperti itu," jelas Ishaq.

Terkait dengan konsekuensi, Unhas kembali berpatokan kepada Berita Acara Pelaksanaan Ujian (BAPU).

Terpenting, untuk UTBK tahun ini peserta tersebut tidak diikutkan kembali.

Sepenuhnya, Unhas mengembalikan keputusan kepada Panitia Pusat UTBK.

Sedangkan untuk pengawas, Satuan Pengawas Internal Prof Ahmadi Miru mengatakan ia tidak bisa langsung memberikan hukuman.

Tetapi, memberikan langkah selanjutnya kepada pimpinan kampus.

“Kami tidak bisa menvonis. Kami hanya berikan rekomendasi kepada Rektor untuk dilakukan tindakan,"jelasnya.

Terakhir, Ishaq mewanti-wanti setiap peserta ataupun oknum yang ingin berbuat curang.

Ia pun berharap kejadian ini tidak terulang kembali di ujian tahap kedua nanti.

"Kami serius untuk melaksanakan UTBK. Ini jelas pelanggaran, nanti polisi yang membuktikan. Kita berharap nanti bisa mendapatkan talenta terbaik untuk masuk kesini," tutup Ishaq. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved