3.709 Mahasiswa Unhas Bakal KKN di 24 Kabupaten Sulsel

Sebanyak 3.709 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang 108.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sudirman
Unhas
Kepala Pusat P2KKN Muhammad Kurnia PhD saat memberikan pembekalan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 3.709 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang 108.

Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) Unhas telah menggelar pembekalan kepada mahasiswa KKN melalui aplikasi zoom meeting, Senin (23/05/2022). 

Kepala Pusat P2KKN, Muhammad Kurnia menyampaikan, KKN Unhas gelombang 108 akan diikuti 3.709 mahasiswa. 

Baca juga: Akademisi Unhas, Prof Ilmar Bakal Daftar Dewas BUMD, Pj Direksi Lama Ikut Minta Restu ke Danny

Baca juga: Lagi Cari Kerja? Unhas Career Expo 2022 Beri Peluang Bagi Pencari Kerja

Seluruhnya tersebar di 24 Kabupaten/Kota se- Sulawesi Selatan

"Dosen pendamping yang akan terlibat sebanyak 129 orang dari seluruh fakultas di Unhas," jelas Muhammad Kurnia PhD. 

Topik KKN ini disusun dengan tetap menyesuaikan program kerja gelombang sebelumnya. 

Sehingga ada sistem keberlanjutan dalam program kerja. 

"Pandemi berkonsekuensi pada beberapa pembatasan, namun dengan perencanaan yang baik kita harapkan dapat mencapai tujuan KKN," jelas Kurnia

Peserta KKN diharapkan dapat berperan optimal dalam melaksanakan program kerja untuk membawa perubahan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat di masa pandemi sekarang.

Sementara Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa mengatakan, keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat dapat meningkatkan upaya pengembangan dalam berbagai sektor. 

Baginya, KKN merupakan momentum bagi mahasiswa Unhas mengoptimalkan kemampuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

"KKN merupakan upaya dari proses pengabdian kepada masyarakat. Olehnya itu, para mahasiswa kita harapkan dapat memanfaatkan ruang belajar ini untuk peningkatan keilmuan," ujar Prof JJ

Materi pertama pembekalan dijelaskan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Prof Dr Andi Alimuddin Unde MSi. 

Ia menjelaskan terkait "Penguatan Program Pengabdian Masyarakat melalui Kegiatan KKN". 

Prof Alimuddin mengatakan, KKN hadir dengan tujuan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa guna memahami masalah masyarakat.

 

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved