Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kesehatan

Kenali 7 Penyebab Sakit Kepala Belakang, Bila Mengganggu Aktivitas, Segera Periksa ke Dokter

Sering mengalami sakit kepala bagian belakang, bisa jadi Anda mengalami penyakit tertentu. Sakit kepala ini bisa disebabkan oleh berbagai kondisi.

Tayang:
Editor: Muh. Irham
Freepik
Ilustrasi sakit kepala 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sering mengalami sakit kepala bagian belakang, bisa jadi Anda mengalami penyakit tertentu. Sakit kepala ini bisa disebabkan oleh berbagai kondisi.

Penyebabnya bisa dikenali dari gejala lain yang muncul dan intensitas nyerinya. Hati-hati, dalam beberapa kasus sakit kepala belakang bisa saja menandakan adanya kondisi yang serius.

Bila sakit kepala belakang tak kunjung membaik, segeralah tanyakan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Sakit kepala menjadi salah satu masalah kesehatan yang pernah terjadi pada setiap orang. Namun, lokasi sakit kepala yang dialami cenderung berbeda.

Ada beberapa titik lokasi yang sering terasa nyeri ketika terserang sakit kepala, seperti pada bagian belakang kepala atau disebut juga sakit kepala belakang. 

Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab sakit kepala belakang. Ingin tahu apa saja penyebabnya? Yuk, simak pembahasannya!

Berbagai Penyebab Sakit Kepala Belakang

Sakit kepala belakang bisa terjadi dalam kondisi ringan atau parah. Apabila kondisinya ringan, sakit kepala dapat mereda dengan sendirinya.

Namun, untuk kondisi yang lebih parah, sakit kepala biasanya tidak kunjung hilang dan diikuti dengan gejala-gejala lain. 

Jika sakit kepala yang kamu alami tidak kunjung mereda dan bahan diikuti dengan gejala lain yang mengganggu aktivitas, segera periksakan ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya. 

Secara umum, berikut ini sejumlah penyebab sakit kepala belakang yang perlu diketahui, yaitu:

1. Sakit Kepala Exertional

Jenis sakit kepala ini muncul karena dipicu oleh aktivitas fisik yang beragam. Rasa nyerinya semakin bertambah parah bila jenis kegiatan yang dilakukan cukup berat, seperti berlari, berhubungan intim, batuk, ataupun mengejan saat buang air besar. 

Rasa nyeri umumnya terjadi di bagian belakang kepala, tepatnya di belakang mata atau di seluruh bagian kepala. Kondisi ini biasanya hanya berlangsung sekitar 20 menit dan tidak menandakan penyakit serius..

Namun, sakit kepala exertional bisa menjadi pertanda adanya gangguan pembuluh darah di otak meski kecil kemungkinannya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved