Partai Mahasiswa Indonesia
Partai Mahasiswa Indonesia Muncul, Panglima GAM Makassar Geram: Itu Pengalihan Isu
Menanggapi kemunculan partai baru mengatasnamakan mahasiswa itu, Panglima Besar Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Makassar, Muhammad Aswan geram.
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Baru-baru ini partai baru muncul dengan mengatasnamakan mahasiswa Indonesia.
Namanya Partai Mahasiswa Indonesia.
Bahkan surat partai tersebut telah diteken Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly pada Kamis (17/2/2022) lalu.
Hal tersebut diungkap Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Menanggapi kemunculan partai baru mengatasnamakan mahasiswa itu, Panglima Besar Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Makassar, Muhammad Aswan geram.
Ia menolak dengan keras kehadiran partai tersebut.
"Pendirian partai mahasiswa justru akan mencederai marwah gerakan mahasiswa sebagai oposisi yang nyata di negeri ini," kata Muhammad Aswan, Senin (25/4/2022) pagi.
Pihaknya menduga, terbentuknya partai tersebut merupakan bentuk desain pengalihan isu untuk mencederai gerakan mahasiswa yang masif saat ini.
"Idealisme adalah jati diri mahasiswa Indonesia," katanya.
Hadirnya partai mahasiswa, lanjut Aswan, mencederai marwah gerakan mahasiswa sebagai social of control.
Menurutnya, mahasiswa sebagai kekuatan moral bangsa yang jauh dari kepentingan politik praktis.
Sehingga mahasiswa harus tetap berada di tengah rakyat Indonesia tanpa ada warna dan bendera.
"Mahasiswa adalah garda terdepan dalam melawan ketimpangan sosial yang dilakukan oleh para politisi yang berafiliasi dengan partai yang menjadi sarang para oligarki untuk melanggengkan kekuasan," ucapnya.
Sekadar diketahui, GAM merupakan lembaga eksternal kampus yang bergerak di bidang gerakan mahasiswa.
Di lembaga tersebut terdiri dari beberapa kader mahasiswa berbagai kampus di Kota Makassar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Aswan-25-4.jpg)