Kunjungi Kemenag Sulsel, Komisi I DPRD Sidrap Pertanyakan Soal Haji Pasca Pandemi
Terlebih tahun ini, pihak Kerajaan Arab Saudi membatasi kuota haji untuk Indonesia hanya 100.051 orang jemaah.
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Waode Nurmin
"Saat ini kami sementara menunggu Kebijakan Pusat terkait Pembagian kuota Haji per Provinsi untuk Tahun 2022. Semoga dalam waktu dekat sudah turun, dan kita semua bisa langsung action mempersiapkan segala sesuatunya. Sebab pemberangkatan awal sesuai rancangan jadwal adalah tanggal 4 Juni 2022," jawab Solihin
Sebelumnya, Solihin menuturkan bahwa pertemuan seperti ini memang sangat diharapkan.
Guna membangun sinergisitas antara pemerintah daerah dengan Kementerian Agama.
Terutama dalam pelaksanaan dan pengembangan secara operasional kegiatan-kegiatan keagamaan di Sulsel.
Lebih khusus lagi soal Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kabupaten Sidrap agar semakin baik dari waktu ke waktu.
"Mudah-mudahan dengan kehadiran bapak ibu anggota dewan yang terhormat bisa lebih menggerakkan, membangkitkan, mengembangkan dan lebih memotivasi masyarakat Sidrap dalam menjalankan ajaran agamanya masing-masing dan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan," ujarnya.
Anggota DPRD Sidrap yang hadir pada pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kanwil Kemenag Sulsel ini, diantaranya Ketua DPRD Sidrap H. Ruslan, Ketua Komisi I DPRD Sidrap Ahmad Salihin Halim (Golkar), Wakil Ketua Komisi I Naharuddin (Demokrat).
Enam anggota lainnya yaitu Rasyid Bakri (Gerindra), A. Fachry (PAN), Pathuddin (PPP), Idham Mase (Golkar), Suckhar Syhandhiy (PDIP), Samsumarlin (Nasdem) dan didampingi oleh Sekwan Sidrap Andi Muhammad Faisal Burhanuddin serta H. Syairing dari Kementerian Agama Sidrap mewakili Kakankemenag Sidrap.
Laporan jurnalis Tribunsidrap.com, Nining Angreani