Pertengahan Ramadan, Jumlah Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Cenderung Menurun
Sejauh ini, penerbangan terbanyak masih di dominasi tujuan Jakarta, Surabaya dan Kendari.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Waode Nurmin
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Memasuki pertengahan Ramadan, pergerakan penumpang pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih bervariasi.
Bahkan cenderung mengalami penurunan.
Meski ada penurunan dibandingkan tahun lalu, namun pergerakan dan jumlah penumpang pesawat sudah mulai memadati bandara yang berada di Kabupaten Maros itu.
Hal ini terlihat dari pantauan, baik di area pemberangkatan maupun kedatangan.
Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I, Iwan Risdianto mengatakan, pergerakan dan jumlah penumpang pesawat tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu pada periode yang sama.
Ia mengatakan jumlah penumpang pada 3-17 April 2022 mencapai hanya 303.593.
Angka ini mengalami penurunan 6 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya dengan periode yang sama mencapai 324.404 penumpang.
"Pergerakan pesawat juga mengalami penurunan 15 persen. 3-17 April 2022 hanya 2.804 pergerakan, sementara pada 2021 dengan periode yang sama mencapai 3.306 pergerakan," ucapnya.
Namun, kata Iwan, jumlah kargo mengalami kenaikan mencapai 10 persen.
Tahun sebelumnya hanya 3.820 ton, naik jadi 4.210 ton pada tahun ini.
"Hingga saat ini, jumlah kedatangan dan pemberangkatan masih bervariasi setiap harinya. Namun untuk hari ini terjadi penurunan jumlah penumpang," ujarnya.
Dia menuturkan, pergerakan penumpang setiap hari sekitar 19 ribu hingga 20 ribu.
"Dari tanggal 3-17 April, rata-rata penumpang perharinya 19.000 sampai dengan 20.000 take off dan landing," tambahnya.
Sejauh ini, penerbangan terbanyak masih di dominasi tujuan Jakarta, Surabaya dan Kendari.
Iwan memperkirakan, peningkatan jumlah penumpang ini diprediksi akan mulai terlihat pada tanggal 28-30 April mendatang.